Mungkin dari kalian para pembaca telah banyak tahu tentang konsep “Samurai Otoko” atau “Samurai boy” dalam masyarakat Jepang, Jika Samurai otoko dapat dikenal sebagai ‘Lelaki ideal’ di Jepang. Maka untuk konsep wanita-nya dikenal dengan sebutan ‘Yamato Nadeshiko’.

Tahukah kalian sebuah pepatah Stand like garden peony, sit like tree peony, and walk like lily flower”. yang memiliki makna bahwa seorang wanita cantik itu seperti beberapa jenis bunga. Yamato Nadeshiko juga merupakan nama bunga Carnation berwarna pink yang umum tumbuh di Jepang yang memiliki makna Pure Feminine Beauty.

yn5

Lalu apakah kosep Yamato Nadeshiko sebagai wanita ideal Jepang memiliki makna yang sama dengan bunganya ?

yn3

Jawabannya adalah Iya dan tidak…

Iya karena memang konsep Yamato Nadeshiko yang diyakini oleh masyarakat Jepang adalah wanita yang Feminin, setia dan patuh pada suaminya, selalu menghormati dan tidak pernah melawan sang suami meskipun ia berpikir bahwa sang suami salah. Ia terlihat sebagai wanita yang lemah, tekun dan lembut di luar keluarganya, tetapi mampu mengatasi urusan rumah tangga (Housechores) hingga mengasuh anak.

dan tidak karena…

Dalam perang dunia ke II, pemerintah Jepang mempromosikan ide tentang Yamato Nadeshiko sebagai bentuk National propaganda. sehingga konsep Yamato Nadeshiko menjadi Lembut dan rajin tetapi harus bisa menahan semua rasa sakit dan Kemiskinan untuk suaminya (seorang prajurit) dan negara, dan juga harus siap sedia untuk bertempur dengan Halberds atau tombak bambu dan bersedia untuk mati demi negaranya atau demi kesuciannya. intinya konsep Yamato Nadeshiko dalam perang berubah menjadi wanita yang kuat dan tanggung namun tak melupakan kelembutan dan kefemininan di dalamnya.

Baca Juga: Inilah 7 Alasan Pria Asing Bilang Wanita Jepang Itu Menarik

Wanita yang berpredikat sebagai Yamato Nadeshiko juga harus bisa merawat dirinya sendiri dengan baik. Dari mulai anak SD, Oneechan (Kakak perempuan), hingga Obaachan (Nenek) jika ia memiliki karakteristik sebagai Yamato Nadeshiko ia akan selalu dilikupi dengan pesona yang aneh dan tak dapat ditolak.

yn2

Idealnya konsep ini terkenal karena bihada nya (美肌, kulit indah), bihatsu (美 髪, rambut yang indah) dan yanagigoshi (柳腰, pinggul ramping), belum lagi okuyukashisa (奥 ゆ か し さ, kesederhanaan dalam dan taat) yang mendefinisikan kepribadian. Namun banyak juga yang beranggapan bahwa Yamato Nadeshiko terkenal karena kemampuannya dalam melakukan pekerjaan rumah tangga.

Konsep tersebut juga sangat sulit ditemui dalam masyarakat jepang kini. Karena jika dilihat dari beberapa deinisi yang telah dijabarkan tentang konsep diatas, konsep ini mengacu pada wanita ideal Jepang secara traditional dan tentunya itu sudah tidak terpatri oleh masyarakat Jepang di era modern ini.

Nah dari definisi diatas apakah akiba-chan sekalian salah satu dari wanita ideal versi orang jepang?? 😀