Olahraga Sumo terkenal akan pesumo pria dengan badan yang gemuk dan besar. Sesuatu yang tak selalu sama dalam dunia fiksi, seperti karakter pesumo wanita Shijou Hinako dari game KOF. Tapi apakah ada pesumo wanita asli dalam dunia nyata? Nah channel Youtube Asian Boss baru-baru ini memperlihatkan jawaban dari pertanyaan itu, karena ternyata, Ya, ada wanita Jepang yang juga seorang juara Sumo.

Wanita tersebut bernama Yamanaka Miku, dan dari tampilannya memang ia sama sekali tak terlihat sebagai sosok yang bisa dibilang Pesumo. Sesuatu yang dikatakan Yamanaka seperti pujian. Karena pesumo wanita tak wajib memiliki badan gemuk besar seperti pesumo pria. Dijelaskan juga kalau untuk pesumo wanita, pertandingannya ditentukan level berat, layaknya kelas dalam petinju.

Perbedaan lainnya adalah saat bertanding, pesumo wanita memang juga memakai loincloth, tapi juga memakai baju olahraga pada bagian atasnya. Selain itu, penentu kemenangan saat bertanding sumo adalah pesumo yang bagian badannya menyentuh tanah diluar lingkaran sumo yang kalah, Yamanaka mengatakan kalau untuk sumo wanita ini juga termasuk rambut dikepala.

Tapi meskipun ia terlihat lumayan langsing, tenaga dan prestasinya membuatnya tak dapat diremehkan. Yamanaka telah melakukan sumo sejak berumur 4 tahun! Dan ia juga memenangkan pertandingan sumo antar sekolah selama dua tahun berturut-turut, dan menjadi perwakilan Jepang dalam Kejuaraan Dunia Sumo saat ia masih SMP dan memenangkannya.

Akan tetapi Yamanaka juga menjelaskan hal yang tak mengenakkan. Pesumo Wanita dianggap sebagai olahraga amatir. Beda dengan olahraga Sumo yang diikuti oleh pria yang dikenal sebagai profesional sport. Bahkan, dalam arena olahraga sumo terkemuka Ryougoku Sumo Hall, ada aturan ketat dimana wanita sama sekali tidak diperbolehkan naik ke arena tersebut.

Ini juga membuat pesumo wanita tak dapat melanjutkan olahraga tersebut setelah mereka lulus Universitas. Yamanaka sendiri walau berlatih sumo juga bekerja sebagai admin di universitas tempatnya berlatih.

Akan tetapi Yamanaka tetap berjuang menjadi pesumo wanita. Ia mengatakan kalau ia ingin memenangkan kejuaraan dunia lagi, dan ia tak ingin pensiun sampai ia telah melakukan semua yang bisa dilakukannya sebagai pesumo, dan bahkan setelah pensiun ia ingin melakukan apapun untuk mendukung para pesumo wanita.