One Piece sebentar lagi merayakan anniversary 22 tahun dan JoJo akan menamatkan anime part 5. Seri-seri JUMP tersebut tak hanya populer, tapi juga sangat panjang umur. Bayangkan jika ada fan yang mengoleksi tak hanya satu atau dua seri JUMP, tapi lusinan seri JUMP dalam waktu yang lama. Mungkin fan itu adalah user Twitter yang satu ini, yang mengoleki 30 tahun isu majalah manga Shonen JUMP, yang memenuhi rumahnya.

User Twitter itu bernama pekindaq dan sudah terlihat dari foto profil Twitter miliknya yang bergambarkan Son Goku kalau ia adalah fans Shonen JUMP. Dan salah satu foto yang dibagikannya melalui Twitter dilirik netizen Jepang, yang berisikan koleksi Shonen JUMP miliknya.

Dan seperti yang telah dikatakan, ini bukanlah koleksi manga-manga Shonen JUMP. Yang membuat koleksi pekindaq begitu luar biasa adalah ia mengoleksi bukan dalam bentuk satuan seri manga melainkan mengoleksi majalah manga Shonen JUMP itu sendiri!

Ini sesuatu yang memang tak biasa, karena umumnya orang-orang Jepang melakukan seperti yang dikatakan sebelumnya. Mereka mengoleksi satuan serinya, sesuatu yang pembaca manga di Indonesia juga pasti ada koleksi seperti itu, karena memang sulit mendapatkan majalah manga JUMP secara langsung.

Di Jepang sendiri hal itu juga dilakukan. Biasanya fans membaca majalah manga JUMP dan kemudian membuang/daur ulang majalah itu, dan atau mengoleksi manga JUMP kesukaan mereka dalam bentuk tankobon.

Tapi tidak pekindaq yang justru tidak membuang majalah JUMP yang sudah dibacanya, melainkan mengoleksinya. Dan dalam komentarnya ia mengatakan kalau jumlah koleksinya telah mencapai 30 tahun isu majalah manga JUMP.

Dedikasi yang begitu besar dari pekindaq kepada majalah manga JUMP membuat netizen memuji dan mengaguminya. Ada yang berkomentar mengatakan kalau koleksinya itu sudah bagaikan museum dan bisa perlu dicata masuk list Warisan Dunia UNESCO.

Komentar yang menarik lagi adalah yang mempertanyakan kekuatan lantai rumahnya yang bisa menahan semua majalah Shonen JUMP tersebut, karena majalah manga itu lumayan tebal dan berat. Dan ada user lain yang telah mengkalkulasikannya, mengatakan kalau karena satu majalah manga JUMP memiliki berat 700 gram, seluruh koleksi pekindaq itu bisa mencapai berat 1,1… TON!