Mina-san ada yang main game Fate/Grand Order? Main yang versi Inggris atau original Jepang? Game tersebut memang memiliki popularitas yang begitu besar, sampai sudah ada berbagai hal dari game tersebut yang meluber ke dunia nyata. Dari acara penampilan Servant Hokusai menggambar di Odaiba sampai patung life-size Mashu. Kali ini ada lagi yang lompat jadi nyata dari game itu, dengan kemunculan Demon God Pillar FGO di Taiwan! Kok bisa??

Bagi yang baru bermain FGO awas spoiler, karena Demon God Pillar adalah wujud dari 72 Demon of Ars Goetia. Mereka memiliki wujud yang mengerikan, dengan bentuk seperti tentakel gurita raksasa yang menjulang tinggi keatas layaknya tiang, sesuai namanya. Tapi badannya dipenuhi ratusan mata merah besar yang menyala.

Mereka adalah musuh level tinggi dalam game Fate/Grand Order. Bahkan bukan cuma level tinggi, mereka menempati posisi final boss atau penultimate boss dalam hampir setiap chapter story FGO.

Mereka memiliki berbagai skill berbahaya, dan serangannya selalu party wide. Wajar sebagai Boss, biasanya player akan menghadapi mereka satu kali dalam satu chapter. Akan tetapi tidak pada chapter terakhir dari kisah part pertama Fate/Grand Order, Grand Time Temple Solomon.

Dimana disitu diadakan misi spesial Demon God Pillar Suppression Battle, dengan para player perlu bekerja sama untuk mengalahkan Demon God Pillar yang muncul dalam jumlah yang banyak.

Dan itulah, kenapa bisa ada beberapa patung Demon God Pillar di Taiwan. Kemunculan mereka adalah penyambutan dari Fate/Grand Order versi Taiwan, karena chapter terakhir Final Singularity: Grand Time Temple Solomon baru dirilis minggu ini untuk versi itu.

Keren sekali mereka melakukan hal seperti itu. Apalagi patung Demon God Pillar tersebut terlihat dibangun detail. Dan kerennya lagi saat malam hari dipasangkan lampu, jadi para Demon God Pillar itu terlihat menyala terang. Terlihat mengerikan tapi sekaligus indah.

Netizen juga sudah mengambil foto-foto keren patung Demon God tersebut dan membagikannya melalui Twitter, dan uniknya kebanyakan bukan orang Taiwan melainkan orang Jepang, dan mereka memberikan respon yang positif pada hal ini.

https://twitter.com/BIGPOLARIS/status/1030127101444157440