Warga Menolak Yasushi Akimoto jadi Dewan Olimpiade Tokyo

Tokyo 2020 Olympics mungkin akan menghadapi hambatan baru dalam upaya mereka untuk membuat Summer Games di Jepang. Kritikan yang beredar ditunjukkan kepada calon dewan baru, produser musik dan pencipta AKB48 yaitu Yasushi Akimoto. Baru-baru ini memiliki keluhan yang mengatakan tidak akan ada tujuh perempuan yang terlibat dalam olimpiade itu, tapi tambahan keluhan itu baru-baru ini dapat menimbulkan masalah baru.

Akimoto adalah produser utama dari AKB48. Terlepas dari kritikan untuknya, tidak dapat disangkal bahwa mereka memilih produser itu karena sangat populer di Jepang, dan bahkan di negara-negara Asia lainnya juga. Pemerintah Jepang bahkan telah menunjuk mereka sebagai duta untuk “Cool Japan” untuk upaya pemasaran budaya Jepang secara internasional. Masalahnya adalah banyak orang mengenal AKB48 menggunakan rok pendek dan tarian seksi, dan menggunakan musik konyol. Sebuah petisi telah benar-benar mulai beredar di internet dalam protes atas pengangkatan Yasushi Akimoto itu. Pada saat ini, petisi itu memiliki lebih dari 11.000 tanda tangan, dan ia mencoba untuk mengumpulkan setidaknya 100.000 tanda tangan.

Tapi disamping dari kritikan itu, para dewan Tokyo 2020 Olympics saat ini memang memiliki beberapa nama bintang. Toyota Motor Corp, bernama Presiden Akio Toyoda ditunjuk sebagai wakil kepala dewan, dan wanita atlit judo yang meraih medali emas dua kali di Olimpiade yaitu Ayumi Tanimoto, dan seorang atlit peraih medali emas cabang melempar palu bernama Koji Murofoshi. Jepang juga menawarkan sejumlah seniman yang diakui dunia internasional, termasuk sutradara film Takeshi Kitano dan seniman visual Takashi Murakami. Ada beberapa spekulasi Kitano dapat dipilih untuk mengarahkan upacara pembukaan. Tokyo 2020 Olympics dipandang oleh banyak orang sebagai harapan yang mengharukan untuk melanjutkan kebangkitan Jepang di sektor ekonomi yang terpuruk selama puluhan tahun dan diguncang bencana alam.

sumber: todayidol , daily japan press