Yo pembaca setia Akiba Nation. Kita lanut lagi ngobrolin urband legend paling bikin bulu kuduk merinding di Jepang. Yang sebelumnya miss bisa baca versi pertamanya disini ya. 😀

4. AKA-SHITA9ee291cc3760ca9ce28da1d5b1dc1ca8Monster berbulu ini mempunyai nama yang berarti ‘lidah merah’, dalam buku ketiga sekien toriyama yang berjudul Gazu Hyakki yako, mahluk ini digambarkan dengan sosok mahluk yang muncul dari balik awan gelap disebuah pintu air.
Nama mahluk ini diambil dari salah satu 6 tanda buruk dalam kalender penanggalan Jepang, Shakko (berarti juga mulut merah), yang menandakan kesialan dan kekejaman, mahluk ini mirip dengan Shakusetsu – jin (dewa lidah merah) yaitu dewa yang menjaga gerbang barat dan juga mirip dengan salah satu nama raksasa dalam mithologi india.

5. AMIKIRI
amikiri

Mahluk aneh nan menakjubkan, salah satu ras mahluk air yang bisa berubah wujud dan hidup didarat bahkan kadangkala terbang diudara layaknya mereka berenang di air. Mahluk ini memperoleh nama julukannya karena kebiasaannya memotong jala ikan yang kerap kali menghalangi pergerakan mahluk ini. Jala ikan para nelayan yang menghalangi ketika mahluk ini berenang didalam air akan diputus sampai menjadi serpihan serpihan kecil oleh capitnya yang tajam.
Tetapi, mereka hampir tidak pernah menyerang manusia, mahluk ini adalah jenis mahluk yang tenang walaupun penampilannya menakutkan. Gambaran umum tentang wujud amikiri adalah capitnya yang menyerupai capit lobster, ekor ular dan kepala mirip seperti burung camar. Beberapa sumber mencatat bahwa amikiri berukuran seperti hewan rumahan layaknya anjing atau kucing, tetapi ada juga sumber lain yang menyebutkan bahwa ukuran amikiri sebesar manusia, tepatnya seukuran anak anak.
Hampir sepanjang hidupnya dihabiskan didalam air dan jarang sekali terlihat keluar dari daerah perairan, tetapi, seperti umumnya siluman air, mereka bisa berubah wujud menjadi manusia ketika mereka berada didaratan. Alaminya, mereka tidak terlalu merasa nyaman berada didaratan terlalu lama.


6. AME-ONNA
12381206343_42d13cb895_b
Mahluk ini sama dengan dewa gunung dari legenda china yang berubah menjadi awan pada pagi hari dan menjadi hujan pada sore harinya. Roh perempuan ini lebih dikenal sebagai sosok dewa daripada sesosok hantu. Dia kadang terlihat sedang berjalan pada malam hari ketika hujan turun. Para petani yang sangat bergantung pada hujan untuk mengairi sawah mereka selalu berharap akan kedatangan mahluk ini. Karena, kemanapun mahluk ini berjalan, hujan akan mengikutinya.

7. ASHIMAGARI
10fa835a764016cbb13c006792ead6a5

Orang orang yang berjalan dimalam hari adalah target utama dari siluman yang bernama Ashimagari. Mahluk ini muncul tepat didepan langkah para pejalan kaki, dan ketika orang tersebut menjejakan kakinya ketubuh mahluk itu, maka orang itu akan sulit untuk menggerakan kakinya dan kaki mereka akan diselimuti benda seperti kapas tebal.

Bagaimana pun mereka berusaha, kaki mereka tak akan lepas sampai Ashimagari puas mengerjai mereka lalu menghilang tanpa bekas. (Hantu aja bisa ngetroll masa lo nggak?)

Siluman aneh yang tak pernah menyakiti orang tapi suka iseng, Ashimagari seringkali dikaitkan dengan siluman yang bernama tanuki. Tanuki itu sendiri yang bertransformasi menjadi bentuk lain ketika mengerjai pejalan kaki. Satu hal yang menyebalkan adalah, mereka sering membuat para pejalan kaki terjatuh.

8.ABURASUMASHI
2012_sketches__abura_sumashi_by_yfighter2-d59b325
Penampilannya yang aneh sudah cukup untuk memancing pertanyaan tentang asal usul hantu yang menarik ini. Diceritakan bahwa pada suatu masa, jika ada seorang biksu atau pendeta yang mencuri minyak untuk menyalakan lampu, maka ia akan menjadi Aburasumashi. Aburasumashi bersifat bijak, sangat tenang tetapi terkadang sedikit nakal dan bisa menyebabkan celaka, dan cerita tentang hantu ini masih terus berlanjut dijaman sekarang. Mahluk ini menggunakan baju dari rumput kering (yang biasa digunakan untuk melindungi badan dari hujan bagi orang jepang zaman dulu), serta membawa tongkat seperti layaknya para biksu budha. Menggunakan sandal kayu atau sandal jerami. Makluk ini mempunyai sebuah tonjolan dari batu di kepalanya yang melambangkan ketenangannya.