Musibah tragedi Kebakaran KyoAni yang terjadi di gedung pertama studio tersebut pada pertengahan bulan Juli kemarin memakan sampai 35 korban jiwa. Dari 35 tersebut, sebelumnya telah diumumkan 10 nama-namanya. Kini telah diberi update baru akan pengumuman nama dari sisa 25 korban yang lainnya. Akan tetapi perilisan nama tersebut tidak berjalan begitu mulus karena adanya perdebatan dari beberapa pihak.

Perdebatan tersebut adalah dari pihak Kepolisian Prefektur Kyoto dan Agensi Polisi Nasional Jepang, yang terjadi karena adanya jeda waktu yang begitu lama dalam memberikan list nama korban Kebakaran KyoAni. Dikatakan kalau sisa nama 25 korban direncanakan dirilis tanggal 9 Agustus, tapi dikarenakan adanya Festival oBon Kyoto jadi diundur lebih lama lagi.

Dikatakan Kepolisian Kyoto berpendapat nama-nama korban harus dirilis demi keinginan publik, sedangkan Agensi Polisi Nasional ingin adanya izin dari keluarga korban sebelum mengumumkannya. Pihak KyoAni sendiri sependapat dengan Agensi Polisi Nasional, karena memberikan nama korban begitu saja berarti melanggar privasi korban dan bisa merusak keluarga korban.

Pihak publik dan media sendiri memang sudah banyak yang penasaran dan ingin list tersebut cepat diberikan, tapi pada sisi lain ada juga yang berpendapat lebih baik bersabar menunggu izin dari keluarga korban, seperti seiyuu veteran Ogata Megumi yang mengkritik media yang tak sabaran dan memaksa agar nama-nama itu cepat diberikan.

Pada akhirnya, pada tanggal 27 Agustus pihak Kepolisian Kyoto memberikan 25 sisa nama tersebut kepada pihak media. Akan tetapi dikatakan juga oleh pengacara KyoAni kalau pengumuman tersebut tak menghiraukan permintaan beberapa keluarga korban dan juga studio KyoAni itu sendiri.

Karena itu dari list namanya telah diberikan, sejauh ini baru 5 korban yang namanya diberitakan, dengan 20 nama sisanya tidak disetujui oleh pihak keluarga korban untuk diberikan pada saat ini. Tapi setidaknya mari kita lihat 5 nama baru tersebut;

  • Ohno Megumi, 21 tahun, staff yang baru dipekerjakan tahun lalu, sebelumnya dilatih di sekolah vocational KyoAni.
  • Morisaki Shiho, 27 tahun, lulusan sekolah vocational KyoAni yang menjadi key animator Tsurune, MaiDragon, Hibike Euphonium S2.
  • Tatsunari Maruko, 31 tahun, sutradara animasi di anime Tsurune, Violet Evergarden, dan film Chuunibyou Take On Me.
  • Ishida Atsushi, 31 tahun, in-between animator yang terlibat dalam berbagai projek anime KyoAni setelah movie K-On.
  • Terawaki Shouko (memakai pen name Ikeda Shouko), 44 tahun, desainer karakter anime Suzumiya Haruhi dan Hibike Euphonium, dan juga sutradara animasi beragam anime KyoAni lainnya.