Apa yang lebih menyenangkan dari berlibur ke luar negeri? Jawabannya: tidak ada. Nyaris semua orang menyukai kegiatan menjelajah satu ini. Selain mendapat pengalaman berbeda yang luar biasa, ada banyak hal yang tentunya tidak bisa kita temukan di negara sendiri. Meski travelling menyenangkan, tentunya kita sebagai pendatang mesti memiliki sifat yang sopan nan santun. Jangan seperti kasus berikut ini, turis Malaysia bikin onar di penginapan Osaka!

Osaka bisa dibilang sebagai Solo-nya Jepang. Daerah ini merupakan simbol seni dan kebudayaan dari Negeri Bunga Sakura menempati urutan kedua setelah Kyoto. Mengingat ada berjibun daya tarik kota tua nan modern Osaka, maka dipastikan ada berjibun turis pula yang mengunjungi kota ini. Dan dari sekian juta pengunjung Osaka, yang paling terkenal adalah turis Malaysia. Bagaimana tidak? Para turis itu melakukan tindakan buruk yang tidak habis pikir bisa dilakukan oleh pendatang.

Seperti yang dikutip The Straits Times dan media massa lainnya yang tengah gencar memberitakan, para pengunjung yang melakukan perbuatan tidak terpuji itu berjumlah tiga orang. Ketiganya merupakan mahasiswa berkewarganegaraan Malaysia yang sedang mengunjungi prefektur Osaka, Jepang. Ketiga pendatang ini diketahui bernama Ramadhan Sinclair, Hikayat Kamal, dan Ahmad Faris. Mereka bertiga mengamuk di sebuah ‘lodge’ atau penginapan yang disewa sebagai tempat tinggal sementara.

Semuanya berawal ketika teguran datang dari seorang staf penginapan berkewarganegaraan Malaysia yang bernama Muhammad Abdul Qaiyum. Staf yang sebangsa dan setanah air ini memberitahukan peraturan di Vitti Lodge & Family Apartment bahwa dilarang memasak setelah jam-jam tertentu. Para tamu yang merasa Qaiyum bisa meringankan peraturan kepada mereka sebab alasan kewarganegaraan yang sama pun mulai mencoba bernegosiasi mengenai aturan. Namun, sepertinya negosiasi itu menemui jalan buntu.

Turis Malaysia Bikin Onar di Penginapan Osaka.Di Jepang, peraturan adalah peraturan, dan semua orang harus menaatinya. Qaiyum mengerti hal tersebut. Dengan sikap yang tenang dirinya menolak negosiasi yang tengah dilakukan. Oleh karena negosiasi yang gagal, ketiga laki-laki itu mulai terlihat marah. Mereka mendorong Qaiyum ke tembok dengan kasar dan mencekiknya, meninju tembok kamar hingga retak, bahkan tidak segan mengubrak-abrik tempat penginapan. Vandalisme pun tidak bisa dicegah. Para turis Malaysia bikin onar dengan melakukan berbagai macam tindakan yang sangat tidak patut dicontoh.

 

Akibatnya, ruangan tersebut jadi berantakan. Beberapa barang ditemukan pecah, rusak, dan hancur. Tidak hanya sampai di situ, mereka juga diketahui buang hajat tidak pada tempatnya sebelum meninggalkan penginapan. Terdapat kotoran di ruang ber-shower, rupanya mereka sengaja buang hajat tidak pada tempatnya. Sedangkan staf yang tadi menegur dengan sangat ramah hanya bisa mengelus dada. Bisa disimpulkan, Qaiyum merupakan korban tindak kekerasan di sini. Karena selain perbuatan kasar secara fisik, ia juga mendapat hinaan dan makian dari para tamu.

Baca juga: Belajar Bahasa Jepang Lebih Menyenangkan Dengan Hiragana Danshi

Keberatan dengan tindakan ketiga tamu tersebut, Ema Vitti yang adalah pemilik dari penginapan Vitti Lodge & Family Apartment mengunggah video berdurasi 6 menit dengan isi tulisan, “Malaysian guests visiting Osaka! Brake the kitchen wall and shit in the shower room.” Sudah lebih dari 800 ribu lebih yang melihat video berisi tindakan memalukan turis Malaysia itu. Alhasil, banyak netizen asal Malaysia yang geram dengan perilaku mereka dan memintakan maaf. Para netizen ini juga ‘menginvasi’ akun media sosial para pelaku dengan berbagai macam komentar negatif.

Ema Vitti juga menyatakan akan mempertimbangkan matang-matang terlebih dahulu jika ada warga negara Malaysia yang akan menyewa kamar penginapannya. Ia sangat menyayangkan kejadian ini dan tidak menginginkan terjadi untuk yang kedua kali. Di sisi lain, karena tertekan dengan banyaknya serangan dari warganet yang kesal, akhirnya salah satu dari pelaku tindak vandalisme di penginapan Osaka, Ramadhan, meminta maaf kepada Qaiyum dan Ema Vitti. Ia mengatakan menyesal atas apa yang telah mereka perbuat dan bersedia memberikan ganti rugi sesuai kerusakan yang ada.

Turis Malaysia bikin onar di penginapan Osaka.-2Sebagai informasi tambahan menyangkut Malaysia. Baru-baru ini sedang marak pemberitaan tentang kasus tak mengenakkan yang juga melanda negeri melayu tersebut. Semoga ini menjadi perhatian tersendiri bagi Malaysia. Dan juga membina para pelancong agar tidak melakukan hal-hal tidak terpuji di negeri orang kembali, mengingat tindakan yang diperbuat oleh ketiga turis mahasiswa tersebut sangat tidak patut untuk dicontoh. Kami juga akan lebih banyak memerhatikan negara kami agar ke depannya tidak mengecewakan negara lain, terutama Malaysia yang merupakan tetangga dekat kami. Salam damai dari NKRI! 🙂

Oh iya, bagi yang penasaran bisa simak video singkat CCTV para turis Malaysia bikin onar di penginapan Osaka berikut ini!

https://m.youtube.com/watch?v=VUjzVWF0Q_A