Mina-san pasti tahu apa itu Itasha. Mobil bergambarkan karakter animanga atau game. Yang menarik dari kata itu adalah Ita pada Itasha berasal dari Itai yang berarti Sakit. Yang bisa mereferensikan kalau yang melihatnya jadi sakit karena cringy dan karena dompet pemiliknya sakit karena harga pengecatan gambarnya yang tinggi. Tapi ada seorang pemilik itasha yang membuat kata Itai disitu secara harafiah dengan trap Itasha miliknya, yang bisa nyakitin jari.

Itasha tersebut adalah milik seorang user Twitter bernama tsutsui. Sebuah Itasha pink ungu dengan mobil dasar berupa Honda CR-Z. Dengan karakter yang terpasang pada Itasha tersebut adalah Hoshizaki Mei, karakter dari game love simulation berjudul Yumekoi.

Awalnya memang itu hanyalah sebuah itasha biasa. Sebuah mobil biasa untuk dikendarai tanpa perangkap apapun. Tapi sang pemilik memutuskan untuk memasang trap karena kejadian sial yang menimpa itasha tersebut.

Karena kemarin-kemarin, dipagi hari ia menemukan kalau ada yang datang dan merusak itasha kesayangannya itu. Untungnya bukan wajah Hoshizaki Mei-chan yang kena, tapi tetap merepotkan karena yang dirusak adalah plat nomor mobil itu.

Plat nomornya ditemukan penyok membengkok keluar, yang kemungkinan besar karena ada seseorang yang berusaha menarik paksa untuk melepas plat nomor itu. Salah satu komen user Twitter lain kepada situasi yang menimpa tsutsui tersebut mengatakan kalau kemungkinan ini dilakukan dengan tujuan jahil/iseng/pranking.

Tapi ini tetap sesuatu yang bermasalah, dan tentu membuat tsutsui merasa sangat kesal. Dan karena itulah, ia memasangkan sebuah perangkap alias trap itasha Hoshizaki Mei miliknya itu, untuk memberikan pelajaran kepada si tukang iseng.

trap itasha

Ia membeli bahan perangkapnya di toko Daiso, toserba barang-barang murah. Dan bahan tersebut, adalah paku payung. Dan ia memasangkan lusinan paku payung yang dibelinya itu di belakang plat nomor mobilnya. Jadi mereka yang memegang plat nomor itu akan mengalami sakit jari.

User Twitter lain menyarankan untuk memakai pisau razor, tapi tsutsui menolaknya karena ia tidak terlalu ingin memberikan luka dalam tapi hanya setidaknya membuat plat nomornya tidak dipegang-pegang. Tapi walau begitu ia memasang tulisan Korosu zo yang berarti Kubunuh Kau 😀

Ia juga tidak ingin ada paku payung yang lepas dijalan dan merusak ban mobil lain, jadi jika ia ingin mengendarai itasha miliknya itu ia akan melepas paku payungnya. Yang jelas si tukang jahil itu semoga tak coba-coba main-main lagi dengan itasha ini, atau tangannya akan terasa itaii~! 😉

Comments