Tomino Yoshiyuki adalah nama yang begitu menggema dalam dunia animanga dan negara Jepang berkat kontribusinya sebagai creator dari Mobile Suit Gundam. Ia juga seorang pria yang berambisi dan bersemangat, dimana meski mau menginjak umur 80 saat ini ia tetap aktif bekerja. Tapi baru-baru ini muncul kabar yang menyakitkan, dimana ia mengatakan kondisi kesehatan membuatnya memperkirakan hanya bisa kerja 3 tahun lagi.

Kabar tersebut bersumber dari wawancara yang dilakukan oleh Tomino bersama dengan majalah Jepang Weekly Playboy yang dirilis kemarin-kemarin. Dalam wawancara tersebut ia mengatakan kalau ia mengalami komplikasi kesehatan dikarenakan kondisi stenosis spinal.

Bagi yang tidak tahu, stenosis spinal adalah kondisi saat terjadinya penyempitan ruas tulang belakang, yang menimbulkan tekanan pada saraf tulang belakang. Kondisi tersebut paling sering terjadi pada tulang belakang bagian punggung bawah dan leher, dan mayoritas pada mereka yang berumur diatas 50 tahun, walau siapapun dari segala umur juga bisa kena.

Bagi Tomino, dikatakan kalau hal itu menyebabkan sakit atau mati rasa pada bagian belakang dan kakinya, membuatnya sulit untuk bergerak bebas, dan bahkan Tomino sendiri berpikir “wah keliatan sekali kayak orang sakit-sakitan” saat melihat dirinya sendiri berjalan pada rekaman video. Karena itulah ia memperkirakan hanya bisa kerja sampai 3 tahun lagi di studio.

Dalam wawancara tersebut dibicarakan juga pendapatnya mengenai projek film Hollywood Gundam, dan ia mengatakan ia tak ada komen. Memang ia mengaku ia ingin ditawarkan apakah mau menyutradai projek itu, tapi ia juga mengerti kalau ia terlalu tua untuk membuat projek live-action Hollywood dan itu adalah pekerjaan yang sangat membebani fisik.

Ia juga ada berbicara mengenai coronavirus, dimana Tomino mengatakan kalau ia sudah benar-benar menerima vaksinasi. Dikatakan kalau ia telah menerima suntikan vaksin yang kedua pada bulan Juni kemarin. Dikatakan kalau ia mengalami efek samping badan yang terasa berat sekitar 3-4 jam setelah disuntik.

Tapi ia juga mengatakan kalau ia mengerti dengan begitu banyak orang yang menerima suntikan vaksin tersebut pasti akan ada beberapa yang tidak cocok dengan vaksin itu, jadi tak seperti beberapa pihak masyarakat ia tidak akan mengkritik hal tersebut.