Tokyo Revengers menjadi salah satu anime termantap dalam musim ini, dan hal itu juga membuat manga originalnya jadi salah satu yang terpopuler saat ini mengikuti ketenaran Kimetsu no Yaiba dan Jujutsu Kaisen. Dan bicara soal seri animanga itu baru-baru ini ada kabar yang pahit manis, karena dikabarkan kalau penayangan anime Tokyo Revenger di Asia Tenggara resmi jadi uncensored, dan manga Tokyo Revengers mulai masuki final arc.

Tokyo Revengers berawal sebagai seri manga yang dibuat Wakui Ken dan diserialisasikan pada majalah manga Shonen Magazine. Mengisahkan seorang pecundang bernama Hanagaki Takamichi, yang suatu hari mendengar berita kematian mantan pacarnya yang bernama Hinata.

Menurut detail berita itu, dikatakan kalau pacarnya itu tewas dibunuh geng bernama Tokyo Manji. Tapi kemudian secara misterius ia melompati waktu kembali lagi pada masa SMP, dan ia memakai kesempatan itu untuk menyelamatkan Hinata, dan mengubah hidupnya.

Dan sekalian balik pada topik utama, kita mulai dari kabar yang agak pahit dulu pada manga original Tokyo Revengers. Dikabarkan dari majalah manga mingguan Shonen Magazine dimana manga itu diserialisasikan, Tokyo Revengers mulai memasuki babak finalnya.

Pada chapter baru yang dirilis minggu ini dikatakan kalau manga tersebut akan memulai arc cerita yang baru dengan judul Final Act, dan kisah akhir dari manga Tokyo Revengers akan benar-benar dimulai dengan chapter berikutnya yang dijadwalkan dirilis minggu depan tanggal 2 Juni.

Sedih, tapi mungkin dengan itu anime adaptasinya jadi bisa benar-benar mengikuti manga sumbernya. Dan bicara soal anime, ada kabar membanggakan dan mantap. Bagi yang belum tahu adaptasi anime Tokyo Revengers dapat ditonton gratis untuk region Asia Tenggara melalui Youtube Muse Asia dan Muse Indonesia.

Dan penayangan episode 7 yang terbarunya yang dirilis oleh Muse Indonesia masuk list video Youtube paling trending nomor 2 pada negara Indonesia! Hanya dikalahkan oleh MV baru BTS. Dan perayaan seru tak hanya disitu, karena Muse mengumumkan kalau mereka juga akan mulai merilis versi full anime itu yang uncensored.

Sebelumnya perilisan video anime tersebut oleh Muse kena sensor untuk kata kanji geng Manji yang mirip logo swastika Nazi. Tapi diumumkan kalau dari episode 8 nanti akan tayang tanpa sensor, dan episode 1-7 juga akan dirilis ulang untuk versi full uncensored.