Negara Jepang terkenal akan beberapa hal. Dua diantaranya adalah keanehan dan kreativitas, dan keduanya sering digabung menjadi satu seperti fusion Goku Vegeta jadi Gogeta. Mulai dari iklan sampai makanan. Dan bicara soal kreativitas Negara Jepang dalam hal makanan, ada kabar baru lagi mengenai hal tersebut. Mempersiapkan kedatangan Tahun Baru, toko Jepang Village Vanguard buka PO produk makanan berbahan… mushi alias.. serangga.

Mencengangkan kali ya memikirkannya. Tapi serangga memang bagus dijadikan bahan makanan loh, karena mereka bagus sebagai sumber protein yang rendah lemak. Di berbagai Negara, serangga telah dijadikan bahan makanan sejak dulu, contohnya di Kamboja yang sampai sekarang masih menjual tarantula goreng sebagai jajanan.

Ide produk makanan serangga ini dibuat oleh toko Village Vanguard. Dan mereka menjual produk ini sebagai bentuk Fukubukuro. Kata tersebut berarti Lucky Bag atau Tas Keberuntungan, dan telah menjadi bagian tradisi Tahun Baru di Jepang.

Pada dasarnya, Fukubukuro adalah paket diskon yang dalamnya terdiri dari berbagai macam barang yang dijadikan satu. Fukuburo biasa dijual pada awal bulan Januari, tapi Village Vanguard tampil beda dalam menjual Fukubukuro mereka, yang dinamai Takeo Insect Food Lucky Bag.

Karena mereka menjualnya dari saat ini dalam bentuk pre-order, yang dibuka sampai tanggal 15 Desember dan akan dikirim nantinya. Harga normal produk dalam Fukubukuro ini seharga 4.500 Yen, tapi dalam PO tersebut didiskon menjadi 3.500 Yen, dan hanya dijual terbatas sebanyak 30 pesanan. Lalu apa sajakah isinya? Lets Cekidot;

Yang pertama ini adalah Mixed Pupae. Kumpulan larva dan kepompong berbagai jenis serangga yang dicampur dan dimasak sederhana dengan sedikit garam. Dapat dimakan layaknya snack macam Chitato atau Cheetos.

Jika yang pertama bikin merinding, yang kedua ini mungkin bisa bikin lebih merinding lagi. Dari ulat, kita berpindah ke serangga yang, mungkin terlihat keren, tapi juga terkenal berbahaya karena racunnya. Tapi serangga ini juga terkenal dalam dunia obat tradisional China sebagai bahan pengobatan, yaitu Kalajengking Kalengan.

Yup, dalam satu kaleng ini terdapat dua ekor kalajengking berukuran 4-5cm yang telah dikeringkan dan digarami. Ujung ekornya yang berbisa tapi sudah dibuat aman untuk dikonsumsi, tapi mungkin bisa dipotong ujungnya untuk jaga-jaga 😉

Yang terakhir sih yang terlihat paling aman, karena telah benar-benar diproses sampai bentuk serangganya tak terlihat. Ini adalah serangga yang setiap malam krik-krikkan bernyanyi untuk mencari pasangan, yaitu Jangkrik, yang diproses menjadi pasta Fussili.

Pasta jangrik ini dapat dibuat sebanyak tiga porsi dalam satu kantong. Serangga jangrik dimasukkan dalam pembuatannya dengan dicampur bersama tepung. Dikatakan kalau 20% tepungnya terdiri dari Jangkrik yang telah diproses jadi bubuk. Membuat pasta ini mengandung protein, kalsium, vitamin B12, dan zat besi.

Ngeri ngeri seda~pp dah 😀 apakah mina-san ada yang mau mencobanya?

Comments

Loading...