Content provided by Keepo. Kamera jadi salah satu fitur yang menjadi pertimbangan utama ketika hendak membeli smartphone baru. Kualitas yang diberikan kamera smartphone zaman now ini “hampir” menyamai hasil kamera DSLR sekalipun. Padahal beberapa tahun yang lalu kamera HP itu cuma punya resolusi VGA saja. Tapi coba liat sekarang, resolusinya udah mencapai 24 megapixel. Sayangnya, bukan berarti kamera smartphone gak punya kelemahan. Rata-rata kamera smartphone cukup lemah ketika harus memotret objek dalam keadaan cahaya yang minim atau low light.

Baca Juga: Test Simple Ala Psikolog Jepang Ini Bisa Tunjukkan Kepribadian Aslimu

Kondisi low light ini terjadi ketika kita berada dalam ruangan dengan cahaya yang sangat minim, ketika hendak memotret saat subuh atau sore hari. Kualitas gambarnya masih jauh dari bagus! Kelemahan ini yang membuat orang akhirnya masih menggunakan DSLR untuk urusan pengambilan foto dengan cahaya yang minim.

Tapi, bukan berarti smartphone tidak bisa memfoto objek dengan bagus ketika dalam kondisi low light,. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa kalian praktekan langsung untuk memperbaiki kualitas gambar saat mengambil gambar dalam kondisi low light menggunakan smartphone. Cekidot!

Pertama, kalian bisa menggunakan efek filter yang diedit menggunakan software untuk mengurangi efek noise. Noise sendiri biasanya muncul dalam bentuk bintik-bintik dalam hasil jepretan kita, yang membuat foto kita tidak enak dilihat sekaligus mengganggu unsur seni dari sebuah gambar.

Baca Juga: Idol Moe ini Tampilkan Cosplay Chun Li Yang Thicc

Selain itu, kalian juga bisa menggunakan settingan ISO pada kamera smartphone. Beberapa produsen smartphone sudah menyematkan fitur ini dalam smartphone mereka. Namun, yang perlu diketahui adalah semakin tingginya ISO yang kita set, maka noise yang dihasilkan juga akan semakin banyak.

Fitur white balance juga bisa kita manfaatkan untuk memberikan kesan-kesan tertentu dalam sebuah foto. Misalnya, efek cloudy  akan memberikan fitur nuasa kekuningan, flourescent akan membuat foto menjadi kebiruan. Oiya, selain itu kalian juga bisa memanfaatkan flash yang ada di bagian belakang smartphone untuk menerangi objek yang akan difoto.

Namun, semua itu kembali lagi kepada sensor dan bukaan diafragma yang dibawa oleh sebuah smartphone. Semakin bagus dan besar sensor yang dibawanya, maka lebih sensitif dengan cahaya yang membuatnya bagus untuk memfoto objek dalam keadaan low light. Selain itu, bukaan diafragma juga mempengaruhi cahaya yang masuk ke sensor, semakin kecil f/ maka akan semakin besar bukaan diafragmanya yang membuat cahaya lebih banyak masuk.