Hai Akiba – chan dan Akiba – kei~ Apa kabar nih? Kali ini author akan menceritakan kisah yang melegenda. Di Jepang, diceritkan ada tiga sosok yang dikenal sebagai youkai terjahat dan terburuk sepanjang masa. Salah satu mereka adalah sesosok setan yang dikenal pemabuk dan suka bawa perawan ke dalam tempat persembunyiannya untuk dicemilin. Sosok itu bernama Shuten Douji.

Kenapa Shuten Douji bisa dikenal sebagai salah satu dari tiga youkai paling jahta dan menyeramkan di Jepang? Banyak yang mengasumsikan bahwa itu karena tingkat kecerdasannya yang tinggi sehingga memengaruhi aksi jahatnya.

Pada awalnya, Shuten Douji tidak terlahir sebagai setan. Dia terlahir sebagai manusia. Banyak versi yang menceritakan bagaimana ia akhirnya berubah menjadi setan. Ada dua versi yang sangat terkenal.

LEGENDA DARI ECHIGO

Salah satu versi mengatakan bahwa ia lahir di Ganbara, Echigo pada zaman Heian, abad ke – 8. Dalam versi ini, Shuten Douji tumbuh menjadi anak laki – laki yang tampan saat berusia 12 tahun. Banyak perempuan yang jatuh hati kepadanya dan mencoba peruntungan dengan mengungkapkan perasaan.

Sangat disayangkan, “anak tampan” itu menolak semua pernyataan cinta yang ditujukan kepadanya. Satu – persatu wanita yang ditolak cintanya mati karena rasa kecewa yang dirasakan. Ternyata ada gadis yang tidak terima. Ia memasukkan kutukan dalam suratnya. Sehingga, saat Shuten membakar surat itu, asap menyelubungi dan mengubahnya menjadi setan (Oni). Dia yang merasa malu akhirnya pindah ke Gunung Ooe.

VERSI YANG LEBIH POPULER

Dalam versi ini, diceritakan bahwa dia adalah anak dari seorang wanita manusia dan Yamata no Orochi, sesosok naga yang besar. Saat masih anak – anak, ia dikenal sebagai kuat dan cerdas untuk anak seusianya. Hal ini menyebabkan dia menjadi anti – sosial dan dikenal sebagai “Anak Iblis” oleh para tetangga.

Pada saat ia menginjak usia enam tahun, ibunya meninggalkannya. Menjadi seorang yatim piatu, anak itu akhirnya memutuskan untuk menjadi pendeta yang “magang” di Gunung Hiei, Kyoto. Di sana, ia mengabaikan pelajaran dan mulai sering buat onar serta minum alkohol. Karena kecintaannya pada alkohol, ia kemudian dikenal sebagai Shuten Douji, Si Kecil Pemabuk.

Jadi, bagaimana ia akhirnya berubah menjadi Oni?

shuten_doji_beheaded

Petaka ini bermula dari keisengan semata. Saat itu dia habis minum – minum dengan rekannya. Kemudia sebuah ide jahil terbersit di kepala. Ia mengenakan topeng setan dan berlari ke sana – ke sini menakut – nakuti rekan sesama pendetanya. Setelah puas, ia mencoba melepaskan topengnya dan voila, topengnya tidak dapat dilepas! Selamat, anda baru saja berubah menjadi Oni jenis terbaru!

Perasaan malu, takut, dan marah membuatnya melarikan diri ke gunung. Ia menolah untuk berinteraksi dengan manusia karena menurutnyan manusia adalah sesosok makhluk yang lemah dan menyebalkan.

Dia kemudian membuat perkumpulannya sendiri yang terdiri dari pada kriminal dan youkai – youkai lainnya. Pada akhirnya, semua yang termasuk pengikutnya berubah menjadi Oni dan Youkai secara keseluruhan.

Pada saat Shuten Douji and The Gangs akhirnya menyerang Kyoto, merampok, dan menculik para perawan untuk dimakan daging dan organnya secara mentah, muncul lah laskar pahlawan untuk menghentikan kekacauan. Laskar itu dipimpin oleh Minamoto no Yorimitsu.

Pada akhirnya pasukan Yorimitsu menang dengan bantuan racun ajaib dan lain – lain. Kepala sang Oni Jahat juga berhasil dipenggal. Tetapi, setelah kepalanya terpisah dari badan, sosok itu masih bisa menggigiti Minamoto no Yorimitsu. Akhirnya kepala itu dikubur di luar perbatasan kota, dan gunung tempat ia bersemayam sering disebut sebagai Oinosaka. Cangkir dan botol racun yang digunakan oleh Minamoto no Yorimasa katanya disimpan  di Kuil Nariai – ji di Kyoto.