Mungkin belum banyak yang tahu tentang Tanabe Yellow, kecuali yang masih ingat dengan serial jadul berjudul Kekkaishi yang sangat melejit tahun 2000’an. Dan sepertinya Tanabe-Sensei juga masih sangat minim mempublikasikan project-project manganya. Maka dari itu hari ini mimin akan mengulas satu dari karya baru terbaik buatan beliau yang berjudul BIRDMEN. Manga ini baru diterjemahkan melalui situs online unofficial sebanyak delapan belas chapter. Bahkan jika kalian mengubek ubek seluruh isi google nggak bakal nemu keterangan memuaskan karena memang masih minim info sama sekali.

Dengan judul simpel “BIRDMEN” yang secara harfiah bisa dikatakan “manusia burung” ternyata dibebani cerita yang beneran simpel tapi mengena. Lumayan menghibur untuk dibaca sekali jalan, jadi jangan ragu selipkan banyak waktu untuk menikmati manga yang satu ini.

birdsgod

Pusat cerita sepertinya bakal bentumpu pada seorang karakter bertama Eishi Karasuma dan seabrek masalah hidupnya. Ia merupakan seorang pemuda yang nggak peduli sekitar dan nggak mau repot menghadapi hingar bingar kehidupan anak seumurannya (tapi nggak sampai se-ekstrim Yugami sih). Ditambah lagi suasanya rumah yang nggak menyenangkan sekali baginya, rumor tentang manusia yang bisa terbang bahkan tak membuatnya tertarik, dan hubungan pertemanannya hanya sebatas pada si Botak Kamoda. Cerita pada chapter prolog 1 dan prolog 2 masih di dominasi dengan perkenalan Eishi, Kamoda dan bumbu humor antara keduanya. Baru ketika masuk chapter satu diperlihatkan bagaimana mereka menjadi “Birdmen”.

Birdmm

Eishi, Kamoda, satu teman sekolah bernama Rei dan satu gadis luar sekolah bernama Tsubame. Mereka berempat terlibat kecelakaan dalam sebuah bus, tak ada satupun yang ingat, kecuali Eishi yang setengah sadar melihat sosok ‘birdmen’, ketika terbangun semuanya telah berada di rumah sakit. Dan Keanehanpun terjadi, pada saat tertentu dan mood tertentu, sepasang sayap hitam tumbuh di punggung mereka. Rei tak meragukan lagi bahwa untuk tetap hidup, tanpa sadar mereka mengikar kontrak dengan si manusia burung. Chapter ini masih diselimuti misteri, tentang sosok yang tak diingat sama sekali, ini justru adalah point menarik dari manga buatan Tanabe-Sensei, ada trik – trik kecil menuju kebenaran untuk membongkar misteri tersebut. Seperti keanehan bahwa semua teman satu kelas Eishi tak pernah menyapanya sekalipun tiba-tiba setelah kecelakaan ada satu sosok yang menghawatirkannya, Takayama yang duduk beberapa bangku di depannya, plus dukungan dari Rei bahwa penyelamat mereka bukan seseosok bapak-bapak melainkan seumuran mereka. Eishi dkk membulatkan tekat untuk mencari kejelasan tersebut dan menghadang Takayama sepulang sekolah…. namun sebuah kejadian tak diduga kembali berulah…..

Secara keseluruhan, cerita manga ini cukup menarik, alurnya ringan dan tidak bertele-tele. Inti cerita tersampaikan dengan baik meskipun dibalut dengan misteri dan surprise-surprise kecil. Sayangnya mungkin karena temanya ‘manusia super’ sudah menjamur, pembaca yang sudah expert akan terasa gampang menebak kelanjutannya karena karakter inti dikenalkan secara langsung tanpa ada tedheng aling-aling. Ya meski begitu manga ini cocok masuk list baca kalian, arwork dari sang mangaka juga enggak shounen-ppoi dan enak untuk dilihat, kerapihan dan detail goresan lumayan mengingatkan kita pada Ajin yang disajikan serupa.


Creator: Tanabe Yellow (田辺イェロウ)

Overall: B

Arwork: B

Story: B+


 

thebirdmen