Cosplay bisa dilakukan dalam beragam bentuk. Ada yang membuat cosplay dengan kostum yang sangat faithful dan mencoba membuatnya sedekat mungkin dengan desain originalnya, atau bisa juga dibuat bentuk alternatifnya yang memakai elemen utama tapi diutak-atik dengan suasana lain. Tapi tentu untuk contoh yang kedua bisa mendatangkan kritik, seperti sexy cosplay Sasha Titan ini yang dikritik karena terlalu ecchi.

Cosplay tersebut dilakukan oleh cosplayer bernama Amatsu Ichiha. Dan sebagai cosplayer, ia memang sangat sering melakukan banyak cosplay versi sexy dari karakter yang ia cosplay, selain juga melakukan aktivitas model gravure. Contohnya sebelum ini ia juga pernah cosplay baju renang untuk karakter Cleopatra dan Astolfo dari seri Fate.

Tapi balik ke cosplay yang dijadikan topik, dalam event Comiket 96 kemarin ia juga hadir. Dimana ia melakukan cosplay karakter Shiranui Mai, dan cosplay versi sexy dari karakter Sasha Brauss dari animanga Shingeki no Kyojin atau Attack on Titan. Dan seperti yang dikatakan sebelumnya, cosplay Sasha ini tak sama dengan versi original.

Kostum Sasha yang dipakai Amatsu ini diutak-atik olehnya menjadi lebih Eroii. Bagian atasannya tetap sama memakai jaket seragam, tapi dalaman dan bawahnya adalah baju renang ketat yang full menampilkan kulit pahanya, dan kakinya memakai sepatu karet yang ketat.

Cosplay itu sukses menarik para fotografer yang terlihat bersemangat mengambil fotonya. Tapi situasinya lain cerita di internet, dengan netizen yang fans Shingeki dan Sasha jadi panas dalam arti yang lain, dan mengkritik pedass cosplay tersebut.

Banyak yang mengatakan tidak terima kalau itu cosplay karakter Sasha, selain itu ada juga yang dengan sarkasme menanyakan karakte eroge apa itu, dan ada yang mengatakan kostum itu cocok ditampilkan jadi parody JAV Attack on Titan dengan judul Shingeki no KyouChin (“itu”besar).

Agak ironis melihat reaksi macam ini mengingat cosplay itu dilakukan dalam event Comiket dimana hentai doujinshi dijual belikan, tapi juga menunjukkan kalau terlalu banyak fanservice belum tentu disukai oleh semua fans animanga di Jepang.