Akiba-chan dan akiba-kei pasti sudah nggak asing lagi dengan jenis pemandian jepang. Mulai dari pemandian air panas (Onsen) sampai mandi sendiri dirumah (Ofuro). Tapi kebanyakan kalau pemandian umum di jepang merupakan pemandian bersama. Enggak satu-satu kayak di indonesia, tapi langsung masuk dan mandi barengan di ruangan besar. Hanya saja biasanya terpisah berdasarkan gender saja. Ngomongin tentang pemandian, ada kejadian unik nih di jepang kemarin. Seorang pria tua yang bercosplay ria di pemandian umum malah tercyduk polisi.

Kok bisa? Pasti akiba-chan dan akiba-kei ada yang mikir bahwa ini janggal kan. Oke, penulis ceritain deh. Di jepang onsen sekarang juga ada replikanya kok, nggak melulu di bawah pegunungan. Tapi di tengah kota juga ada, meskipun ini lebih cocok disebut sento (pemandian umum) sih. Nah biasanya pelanggannya adalah para orang tua mulai 40 tahunan yang lebih nyaman mandi bareng temennya sambil ngerumpi.

 

Kejadian nggak biasa terjadi di sebuah pemandian umum daerah Chuo – Sapporo pada taggal 10 Januari 2018 kemarin. Seorang pria tua berumur 50 tahun bikin geger karena telah masuk ke pemandian khusus wanita pada jam 9 malam.

Disebutkan saat pertama kali masuk, staff tidak menaruh curiga karena pria ini bercosplay dengan sangat rapi. Ia berpakaian tebal, glamour, mengenakan wig serta make up seperti seorang perempuan bisnis papan atas. Namun sialnya, beberapa pengunjung perempuan di pemandian tersebut melihat ada hal aneh. Pria ini selalu menutup bagian bawah (pusar sampai lutut) nya dengan handuk. Padahal kan kalau di jepang, orang masuk kolam pemandian umum nggak boleh beserta handuknya.

tercyduk polisi
ilustrasi pemandian khusus cewek

Karena merasa khawatir akhirnya beberapa customer melaporkan hal itu kepada staff. Diketahuilah akhirnya kalau si nenek glamour itu secara fisik adalah seorang laki-laki. Setelah terbukti bersalah dan tercyduk polisi setempat, pria tua tersebut masih sempat mengelak bahwa dirinya merupakan seorang wanita. Tapi pemeriksaan fisik telah membuktikan. Iapun harus berurusan dengan hukum setempat.

Waduh, aneh aneh aja ya si kakek. Usut punya usut, ternyata kakek ini sudah sering mandi dipemandian perempuan. Alasannya sih katanya “Tempat pemandian lelaki sangat kotor. Sedangkan tempat pemandian perempuan lebih bersih dan sangat wangi.” Ya mungkin itu ada benernya juga sih, but apapun alasannya nggak boleh berbuat seperti itu karena sangat mengganggu ketenangan pengunjung. Kan jadi nggak nyaman kalo tiba-tiba ada lawan jenis ikutan mandi? 😀