Jepang adalah negara penuh budaya dan sejarah. Bahkan senjata – senjatanya pun tidak terlepas dari sejarah dan latar belakang. Akiba – chan dan Akiba – kei yang main game Touken Ranbu pasti sudah membaca beberapa sejarah tentang mereka. Kali ini, author akan membahas tentang Tenka Goken. Lima pedang hebat milik Negara Matahari Terbit.

Setiap Tenka Goken memiliki kekuatan dan kesitimewaannya sendiri – sendiri. Menurut Juuzou Tsukiyama, setiap pedang tenka goken berpotensi untuk merengut nyawa masing – masing tuannya. Pedang – pedang istimewa itu tidak bisa dikendalikan oleh orang biasa. Dibutuhkan orang dengan tingkat spiritual tinggi dan kekuatan yang nyata untuk mengendalikannya.

Berikut adalah jajaran lima pedang surga Tenka Goken kebanggaan Jepang :

1 – Mikazuki Munechika

Para pemain Touken Ranbu pasti sudah tidak asing lagi dengan nama ini. sosok humanisasi nya yang indah dan rarity nya yang membuat para saniwa nangis miris dan mendadak rajin doa ke RNG – sama untuk mendapatkannya membuat Mikazuki Munechika dikenal luas.

“My name is Mikazuki Munechika. I’m one of the five great swords of Japan, and well, I’m also said to be the most beautiful. I was born near the end of the 11th century. I guess you can say I’m an old man. Ha ha ha.

Sosok tachi sepanjang 80 cm ini memiliki banyak ukiran bulan sabit indah di bilahnya. Keindahannya inilah yang membuat dia sangat dijaga dan dikagumi.

Tenka Goken

Namanya Mikazuki memiliki arti “Bulan Sabit” dan Munechika diambil dari nama penempanya, Sanjou Munechika. Mikazuki munechika ditempa pada Zaman Heian. Saat ini, Mikazuki Munechika disimpan di Tokyo National Museum bersama dengan Dojigiri. Sampai saat ini, keturunan Mikazuki Munechika masih membuat pisau di daerah Nara.

2 – Juzumaru Tsunetsugu

Salah satu pedang dengan desain paling indah dalam game Touken Ranbu. Sekaligus pedang yang gak bisa melek dalam TKRB. Ternyata desain karakternya yang menutup mata ini berkaitan dengan tuannya terdahulu. Seorang biarawan klasik yang menganggap pemerintahan sudah banyak melenceng dari jalur – jalur agama. 

Dalam gamenya, katana tempaan Aoe Tsunetsugu ini memiliki introduce line sebagai berikut:

“I am one of the Five Great Swords of Japan. You may call me Juzumaru Tsunetsugu. Through the long years, as people’s values have changed again and again, I have fixed my gaze on the true meaning of Buddhism. …A tool that cuts down people is protecting the way of the Buddha. I wonder if this state of affairs is a mistaken one…”

Juzumaru ini adalah pedang terakhir dalam Tenka Goken. Saat ini disimpan di Kuil Nichiren dan dipamerkan satu kali setahun pada tanggal 3 November di Honko – Ji, Hyogo.

3 – Oodenta Mitsuyou

Satu lagi Tenka Goken yang sudah masuk jajaran karakter dalam game Touken Ranbu.

“I am one of the Tenka Goken, Oodenta Mitsuyo. Nothing but my name is praiseworthy, but because of that I’ve always been kept sealed in the storehouse. All in all, no one expects anything useful from me as a weapon, don’t you think? I understand this because everyone has been like that.”

Oodenta saat itu dimiliki oleh Maeda Toshiie. Katana tempaan Miiketenta Mitsuyou itu memiliki lebar 3,5 cm, Oodenta terbilang lebih lebar dari pedang biasa. Pada awalnya, Maeda Toshiie meminjam pedang tersebut dari Tokugawa Hidetada. Setelah meminjam Oodenta, putri dari Toshiie sembuh dari penyakit yang parah. Semenjak itulah, Oodenta Mitsuyou diberikan kepada Klan Maeda sebagai pedang yang harus dijaga.

Karena dianggap bisa menyembuhkan penyakit, Oodenta disimpan di dalam gudang karena takut penyakit – penyakit yang disembuhkan menjadi tersebar. Bahkan dikabarkan bahwa hewan pun enggan untuk mendekatinya. Mungkin inilah yang mendasari kenapa ucapan – ucapan Oodenta dalam game Touken Ranbu menyayat hati

“…I am one of the Tenka Goken, Oodenta Mitsuyo. Should you not keep me sealed up?”

“After all, I only have a purpose when someone is ill… Isn’t that right?”

“Illness and spectres fear me, but no one can get closer to me. I’m this kind of sword after all.”

“You, do you think it is really okay having me out here? I’m a sword that should be sealed and left in the storehouse, you know.”

Baca Juga: Touken Ranbu Anime 2017 Rilis Video Kedua: Ini Baru Lelaki!

Walaupun ia hanya menjadi media penyembuh, Oodenta tetaplah pedang yang kuat. Tercatat bahwa pada saat Yamada Asaemon menguji ketajaman katana tersebut, Oodenta mampu memotong dua tubuh manusia dan setengah tulang belakang orang ketiga dalam sekali tebas.

4 – Dojigiri Yasutsuna

Kalau ini, adalah tachi yang dicari – cari kehadirannya oleh Ookanehira dalam Touken Ranbu. Sayangnya, Touken Ranbu belum memasukkannya ke dalam jajaran toudan kece yang bisa dibawa pulang ke citadel oleh para saniwa.

Masih ingat tentang Minamoto no Yoritomo yang berhasil menebas Shuten – Doji?

Saat itu, pedang yang digunakan oleh Minamoto no Yoritomo untuk menebas Shuten – Doji (酒呑童子) adalah Dojigiri. Itulah mengapa ia dinamakan “Dojigiri”.

Dojigiri ditempa pada saat Zaman Heian. Walaupun Dojigiri tidak dipakai dalam peperangan (kecuali ya nebas setan itu), ketajamannya sudah teruji. Dojigiri terbukti dapat memotong enam jasad pada saat Zaman Edo. Saat ini Dojigiri Yasutsuna disimpan di Museum Nasional Tokyo.

5 – Onimaru Kunitsuna

Lagi, tachi yang dinantikan wujud manusianya dalam citadel oleh para saniwa. Onimaru Kunitsuna. Kalau Dojigiri Yasutsuna menebas Shuten – Doji, Nikkari Aoe pernah nebas arwah, dan Higekiri katanya juga pernah nebas makhluk gaib, maka Onimaru pun sama.

Awalnya, Onimaru ini milik Klan Hojo lalu diserahkan ke Oda Nobunaga oleh Ashikaga Yoshiaki. Legendanya, Onimaru ini menebas setan yang menghantui mimpi Hojyo Tokiyori. Suatu malam, ia bermimpi melihat pria tua yang mnejadi ruh sebuah katana. Katanya itu pertanda. Tidak lama kemudian, katana yang dimaksud jatuh dan memotong hiasan ogre perak yang ada. Semenjak itu Hojyo Tokiyori tidak bermimpi buruk tentang setan itu lagi.

Sebenarnya Onimaru ini sudah tiga kali bersama dengan Tsurumaru Kuninaga. Pertama di Hojo Regents, lalu di Oda Nobunaga, dan yang terakhir di Honami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here