Kansai merupakan sebuah wilayah yang mana dianggap sebagai jantung kebudayaan dan sejarah bagi Jepang. Daerah yang berada dalam ruang lingkup pulau Honshu ini mencakup beberapa kota besar, termasuk salah satu di antaranya adalah Kyoto, terkenal akan adat dan tradisi Negeri Bunga Sakura yang sangat dipegang teguh oleh penduduknya. Selain itu, Kansai melahirkan banyak seniman termasyhur. Tapi ada satu fakta mencengangkan, Kansai ternyata memiliki tempat paling seram di wilayahnya yang tak pernah disangka sebelumnya.

Bagi Akiba-chan dan Akiba-kei sekalian yang suka sekali dengan segala cerita misteri, mistis, dan menyeramkan, maka bacalah terus ulasan ini. Karena beberapa tempat paling seram yang telah dipilih dari berbagai tempat-tempat seram di Kansai begitu menarik perhatian penyuka horor. Ada 5 tempat yang bakal membuat bulu kuduk Minasan berdiri, bahkan kencing di celana! Apalagi, kalau mengunjungi tempatnya langsung di sana. Beuh, dijamin kepengin segera pulang! Yuk, tanpa basa-basi lagi, mari kita simak daftarnya di bawah ini. ๐Ÿ˜€

Terowongan Kiyotaki

Terowongan Kiyotaki dihadirkan sebagai pembuka ulasan. Mengapa? Karena Minasan harus tahu, terowongan di Kansai ini merupakan tempat paling seram yang desas-desusnya tidak hanya sampai di telinga penduduk lokal Jepang, namun juga mancanegara. Konon, ada banyak orang yang meregang nyawa dengan cara mengenaskan di terowongan Kiyotaki. Bahkan, para ahli-sejarah menyatakan pada tahun 1336 silam, dikenal dengan zaman Namboku, terowongan Kiyotaki pernah menjadi medan perang yang telah menewaskan ratusan tentara.

Tidak heran jika jalur transportasi yang baru dibuat pada tahun 1929 ini menjadi berhantu. Mengingat, selain menjadi tempat tewasnya ratusan prajurit, terowongan Kiyotaki juga dikatakan sebagai tempat eksekusi mati para tahanan perang. Tambah seramnya lagi, seorang gadis ditemukan gantung diri di sekitar terowongan itu pada tahun 1998 kemudian. Meski begitu, laporan tentang eksistensi makhluk halus, seperti rintihan kesakitan, teriakan minta tolong, dan orang tanpa kepala oleh penduduk setempat dimulai sejak lama sekali sebelum insiden itu terjadi.

Fushimi Inari Taisha

Kuil kuno ini terletak di kawasan kota Kyoto dan sangat terkenal sebagai obyek wisata bagi penduduk dalam Jepang dan luar Jepang. Meski dikenal sebagai tempat peribadatan umat Shinto, namun Fushimi Inari Taisha dikenal sebagai tempat paling seram di Kansai. Kuil tersebut didirikan untuk memuja Inari, Kami yang digambarkan memiliki wujud rubah. Pintu gerbang kuil ini bahkan menampakkan dua buah patung rubah yang cukup seram. Menurut legenda setempat, siapapun yang menatap tepat di mata patung rubah tersebut, maka tidak akan dapat keluar hidup-hidup setelah masuk kuil.

Legenda ini semakin terasa nyata dengan banyaknya kasus orang hilang yang terjadi di sekitar Fushimi Inari Taisha. Sebagian besar yang hilang diketahui merupakan anak-anak kecil. Ada satu kasus paling aneh sekaligus mengejutkan yang pernah terjadi di tempat ini. Seorang ayah dengan ketiga anaknya ditemukan tewas dengan leher tergantung di gerbang kuil. Pihak berwajib mengerutkan dahi heran ketika menangani peristiwa bunuh diri sekeluarga tersebut. Pasalnya, di tempat kejadian perkara tidak didapati pijakan yang bisa dipakai si ayah untuk menggantung anak-anaknya dan kemudian menggantung dirinya sendiri.

Kubitsuka Daimyojin

Salah satu kuil yang dikenal angker lainnya adalah Kubistuka Daimyojin. Kuil ini juga mendapat asimilasi nama menjadi Kubizuka Daimyojin jika dialihkan dalam bahasa Inggris. Kuil ini merupakan salah satu tempat paling seram di Kansai. Shutendoji, sebuah cerita kuno dari zaman Heian mempertebal daya magis yang dirasakan para pengunjungnya. Shutendoji sendiri sebangsa iblis atau siluman jahat yang hidup di Gunung Oe dan sering mengunjungi Kyoto untuk membuat kekacauan. Ia suka sekali membunuh, memperkosa, dan menculik gadis muda. Kemudian, istana kekaisaran mengutus para pahlawan untuk melenyapkan Shutendoji.

Baca juga: Tacoyaki Rainbow Sisipkan Dialek โ€˜Kansaiโ€™ pada Single Terbarunya

Para pahlawan yang salah seorangnya diketahui bernama Minamoto Raiko berhasil bertemu dengan sosok menyeramkan ini. Setelah melalui pertarungan sengit, mereka berhasil membunuh Shutendoji dengan cara memisahkan kepala dari tubuhnya. Kepala Shutendoji dipercaya dikuburkan di bawah kuil Kubitsuka, bahkan bisa dikatakan, kuil ini didirikan untuk menyegel kepala sang iblis dan meredam kekuatannya. Nama kuil ini sendiri, Kubitsuka, memiliki arti kuburan kepala. Kini, tempat ini cukup sering didatangi oleh paranormal. Beberapa mengatakan bahwa atmosfer suram disebabkan oleh aura Shutendoji yang membuat kuil tersebut jarang didatangi pengunjung.

Nara Dreamland

Lumayan lama dibuka, yakni pada tahun 1961, kemudian setelah diresmikannya Tokyo Disneyland dan Universal Studio membuat Nara Dreamland akhirnya meninggalkan kisah-kisah mistis. Taman bermain tersebut sangat populer pada masanya sebelum akhirnya terpaksa tutup pada pertengahan 2016 lalu akibat semakin jarangnya pengunjung. Sejak ditutup, taman ini terus dibiarkan begitu saja, sehingga taman bermain ini ditutupi oleh rumput, pohon dan tanaman rambat. Keadaan yang tidak terurus menyebabkan dampak negatif berupa kekosongan dan aura yang cukup suram ketika menjelang malam.

Menurut salah satu blogger Jepang, ia mengklaim bahwa Nara Dreamland tidak hanya mengeluarkan aura suram, namun juga menjadi tempat paling seram dengan banyak kejadian supranatural, seperti adanya barang-barang yang mendadak bergerak sendiri, bayangan di balik bangunan kosong, suara-suara aneh, tawa anak kecil sedang bermain, dan semacamnya. Masyarakat sekitar juga mengamini hal tersebut. Mereka yakin Nara Dreamland sekarang menjadi sarangnya hantu karena keadaannya yang berantakan. Beberapa yang peduli mulai mendatangi tempat tersebut, bergotong royong merapihkan keadaan. Pemerintah juga diminta terlibat dalam merombak Nara Dreamland.

Kuil Kifune

Sama seperti Fushimi Inari Taisha, kuil Kifune juga berada di kota Kyoto dan menjadi objek wisata. Uniknya, ada cerita tentang ‘santet’ di tempat paling seram wilayah Kansai tersebut. Masyarakat sekitar percaya kuil Kifune merupakan asal muasal kutukan Ushi no Koku Mairi. Kutukan ini dilakukan oleh seorang perempuan berbaju putih dengan cara memaku paku ke pohon keramat pada waktu Ushi no Koku, yakni jam 1 dini hari menjelang jam 3 shubuh. Metode kutukan bisa menggunakan boneka jerami yang dipaku. Setelah melakukan upacara kutukan Ushi no Koku Mairi, konon korban akan mati mengenaskan dalam jangka waktu 7 hari.

Hiiih, menyeramkannya ya, Minna! Menurut Akiba-chan dan Akiba-kei, tempat mana nih yang paling seram di Kansai? Kalau Penulis, sih, mungkin yang terakhir. Soalnya bisa santet mantan! ๐Ÿ˜‰

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here