Jepang memang suka membuat produk yang aneh atau unik untuk dipandang. Seperti paper note yang menyembunyikan diorama indah didalamnya, atau bahkan bahan makanan terbuat dari serangga macam kalajengking dan ulat. Kali ini ada produk unik Jepang lagi, yang bagaikan menggabungkan kedua hal tersebut, produk minuman yang indah tapi juga aneh, yaitu sebuah teh Jepang katak biru.

Produk ini adalah buatan perusahaan Ocean-teabag, dan mereka memang sudah berpengalaman membuat kreasi seperti ini, membuat teabag instan dengan bentuk binatang. Kali ini, mereka memakai hewan katak untuk bentuk teabag terbaru mereka. Produk ini bisa dibeli di website ocean-teabag atau bisa juga dari website lain seperti Village Vanguard. Satu paket dijual seharga 1.820 Yen, dan berisikan empat teabag.

Bentuknya benar-benar menyerupai katak asli, sampai ukurannya juga. Dan diujung talinya juga berbentuk daun teratai bulat, dengan seekor katak lagi sedang duduk diatasnya. Tapi kenapa hewan itu yang dipilih dalam produk baru mereka ini?

Itu karena saat ini adalah musim semi, dan katak memiliki hubungan yang erat dengan musim itu di Jepang. Selain itu, dengan hujan mulai turun, saat-saat ini para katak mulai berkeluaran setelah bangun dari hibernasi musim dingin, dan mulai berbasah-basahan dibawah air hujan.

Lalu kenapa warna tehnya biru? Itu karena warna teh katak biru tersebut berasal dari bunga Clitoria Ternatea atau Butterfly Pea, atau nama bahasa Indonesianya adalah Kembang Telang. Bunga tersebut ada banyak di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan suka dipakai sebagai perwarna makanan. Seperti di Malaysia, dimana bunga itu dipakai untuk membuat nasi biru di hidangan Nasi Kerabu.

Selain itu, bunga itu juga dipakai sebagai minuman tradisional di Vietnam dan Thailand, dalam teh bernama Nam Dok Anchan, dimana bunga tersebut dicampur dengan madu dan lemon dan diminum sebagai penyegar atau pencuci mulut.

Tapi untuk yang dibuat ocean-teabag ini campurannya beda lagi. Selain Kembang Telang, ocean-teabag juga memasukkan daun peppermint dan spearmint. Hmm terasa cocok tuh, rasa minty digabungkan rasa earthy dari kembang telang. Cocok sekali dengan gambaran katak yang menikmati cuaca hujan yang dingin sambil berenang mengapung di permukaan sungai 😉

 

Comments