Beberapa minggu lalu dunia Idol mendapatkan berita yang menyedihkan, dengan wafatnya Idol Matsuno Rina diusianya yang sangat muda. Tahun lalu terjadi kabar menyedihkan juga didunia Idol. Idol Tomita Mayu ditusuk oleh fansnya. Baru-baru ini kasus tersebut telah diselesaikan. Akan tetapi kasus ini juga mendapat perhatian sutradara anime, Yamamoto Yutaka, yang mengkritik pedas kasus penusukan idol Tomita Mayu tersebut.

Tomita Mayu

Kasus ini terjadi pada bulan Mei 2016 lalu. Idol Tomita Mayu (bukan yang mantan member AKB48) sedang mempersiapkan konsernya. Tapi pada malam sebelum event tersebut, seorang fans bernama Iwazaki Tomohiro yang marah padanya, muncul dan menusuk Tomita. Dan ia tak hanya menusuk sekali. Dikatakan kalau ia menusuk Tomita sampai puluhan kali dileher dan dadanya.

Kebrutalan penusukan dan nasib yang dialami oleh Tomita Ini menjadi kabar yang menakuti dunia Idol saat itu. Sampai membuat beberapa idol lain juga jadi membatalkan beberapa event mereka. Dan rasa takut itu masih ada sampai sekarang. Agensi Seiyuu 81Produce baru-baru ini juga mereferensikan kejadian ini. Walaupun Iwasaki telah ditangkap polisi, tetap banyak yang takut kalau ada yang menirunya.

Dikatakan kalau Iwazaki marah pada Tomita karena ia mengembalikan hadiah yang diberikan olehnya tanpa memberikan penjelasan apapun. Iwazaki berusaha mengkontaknya berkali-kali tapi semuanya tak diberikan balasan. Tomita sendiri memang merasa terganggu atas kontak itu, dan melaporkannya ke polisi. Tapi pihak polisi saat itu menganggap ini hanya masalah sepele. Anggapan yang sangat salah, walaupun setidaknya pihak polisi telah memohon maaf atas kesalahan ini.

Baca juga: Kawaei dan Iriyama menjadi Korban Penusukan Seorang Pria Misterius 
           di AKB48 Handshake Event

Baru-baru ini kondisi Tomita mulai pulih, dan bisa menghadiri pengadilan kasus ini. Walaupun begitu, ada kemungkinan ia takkan mampu melanjutkan karirnya lagi. Tomita mengalami kesulitan bernyanyi dan makan karena bagian mulutnya sedikit lumpuh, dan juga mengalami gangguan penglihatan. Iwazaki Tomohiro meminta maaf kepada Tomita dan keluarganya, sebelum kemudian dijatuhi hukuman penjara selama 14 setengah tahun.

Kasus ini kemudian mendapatkan perhatian Yamamoto Yutaka. Sebelumnya ia adalah sutradara anime Suzumiya Haruhi. Sekarang ia membuka studio sendiri, Ordet, yang membuat seri idol anime Wake Up Girls, yang juga disutradai olehnya.

Baru-baru ini Yamamoto Yutaka menulis di blog miliknya akan pendapatnya mengenai kasus ini. Yamamoto terkenal didunia anime sebagai orang yang tak ragu mengucapkan pendapat dan kritiknya dengan kata-kata pedas dan terbuka. Dan begitu juga dalam pendapatnya ini. Yamamoto berpendapat kalau ia sangat setuju akan hukuman Iwazaki. Tapi ia juga mengkritik Tomita. Mengatakan kalau Tomita sendiri juga membuat keputusan yang salah.

Yamamoto mengatakan, bagi mereka yang bekerja sebagai seorang idol atau pekerjaan yang serupa, memblok fans tanpa berpikir panjang adalah keputusan yang buruk. Dan perasaan mereka akan merasa tersindir saat hadiah mereka ditolak. Ia lanjut mengatakan kalau sebagai profesional, Tomita seharusnya berpikir dan bersiap untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi.

Pendapat pedas Yamamoto memang ada benarnya juga sih. Tapi disatu sisi, rasanya juga agak sulit untuk benar-benar meletakkan Tomita pada posisi salah. Mengingat umurnya yang masih muda, dan perlakuan pihak polisi saat Tomita melaporkan Iwazaki.
Nasib yang berakhir tragis bagi penyanyi muda ini 🙁
Bagaimana kalau menurut pendapat mina-san?

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here