Sedih saat mendengar kabar duka dalam dunia entertainment dan kreativitas, seperti dunia animanga. Dan hal itu tak hanya untuk seiyuu, tapi juga bisa untuk mangaka atau staff yang terkenal, seperti yang berada pada posisi animator dan atau sutradara. Dan bicara soal hal itu, baru-baru ini dikabarkan kalau seorang sutradara dan animator veteran, Kobayashi Osamu, telah meninggal karena sakit kanker.

Kobayashi Osamu adalah seorang ilustrator, desainer, animator, dan sutradara. Ia terkenal sebagai sutradara dari adaptasi anime manga BECK The Mongolian Chop Squad karya Sakuishi Harold, dan juga adaptasi anime dari manga Paradise Kiss karya Yazawa Ai, yang keduanya dianimasikan oleh studio anime Madhouse.

Selain jadi sutradara utama ia juga jadi sutradara episode anime saja. Contohnya yang terkenal kearah yang agak kontroversial adalah anime Gurren Lagann episode 4, yang dikritik fans karena desain yang berbeda dari episode lainnya. Selain itu ada juga episode 480-483 Naruto Shippuden, episode 15 anime Dororo dan menganimasikan endingnya, dan lain-lain.

Tapi ia tak hanya aktif jadi sutradara anime. Seperti yang dikatakan diawal, ia juga aktif sebagai ilustrator dan desainer sebelum ia menjadi sutradara anime dari tahun 2002. Contohnya ia yang mendesain OVA dari manga Blue Submarine no. 6 dan juga yang mendesain dunia dari game RPG klasik Grandia dan stage concept desain untuk game Gungrave.

Sedikit catatan kalau kadang ia menulis namanya dengan katakana karena memiliki nama dan bahkan kanji yang sama dengan seorang animator lain dengan sebutan Kobayashi Osamu yang merupakan salah satu pendiri studio anime Ajia-Do.

Dan sekalian balik ke topik utama, kemarin-kemarin diumumkan melalui Twitter resmi miliknya kalau Kobayashi Osamu telah meninggal sekitar tanggal 17 April setelah bertarung melawan penyakit kanker ginjal selama 2 tahun.

Kobayashi meninggal diumurnya yang ke-57 tahun, dan dituliskan pesan kalau ini sesuatu yang terasa disesalkan karena masih ada hal-hal yang Kobayashi masih ingin lakukan dan projek yang mau dibuat olehnya, dan jika ia lahir kembali ia akan membuat berbagai karya hebat nantinya.