Buat kita yang di Indonesia, minggu depan jadi minggu yang penuh acara, karena Lunar New Year alias Gong Xi Fa Cai. Tapi selain hari besar itu, ada juga perayaan lain, Valentine. Dan negara Jepang juga merayakan hari romantis tersebut, walau caranya agak beda dengan di barat. Hari tersebut dirayakan juga baik dalam dunia animanga maupun game. Tapi untuk di dunia nyata, Survey Valentine Jepang memperlihatkan hal yang Mengejutkan.

Memang budaya Valentine di Jepang ada sedikit perbedaan dibandingkan ditempat lain seperti Amerika. Di Jepang perempuan memberi coklat pada hari Valentine, bisa dalam bentuk Giri choco yang merupakan coklat apresiasi biasa, atau Honmei Choco yang merupakan coklat perasaan sayang. Kemudian sang penerima memberi coklat sebagai balasan dihari White Day bulan depan.

Scenario tersebut banyak terlihat dalam cerita animanga yang bersetting di sekolah. Dimana seorang anak perempuan yang malu-malu memberikan coklat kepada senpai yang disukainya atau seorang tsundere “terpaksa memberi giri choco” pada “teman” lelakinya.

Dan dengan semakin dekatnya hari Valentine pada tanggal 14 Februari, wajar kalau dilakukan berbagai hal di Jepang. Mirip dengan dibuatnya survey Halloween diakhir Oktober lalu, kali ini ada juga sebuah survey mengenai Valentine.

Survey valentine jepang tersebut dibuat oleh GMO Media, dan untuk bahan survey tersebut mereka tak melakukannya pada semua perempuan, tapi dari kalangan mereka yang bersekolah. Diambil data dari para murid perempuan dari total 773 SMA dan SMP.

Mereka ditanyai berbagai hal, seperti berapa besar uang yang mereka keluarkan untuk membeli coklat Valentine, atau bagaimana perasaan mereka akan hari Valentine, apakah mereka senang atau tertekan akan hari itu.

Untuk pertanyaan tersebut, dikatakan kalau mereka setidaknya 80% ada perasaan senang akan Valentine, walau mereka perlu mengeluarkan uang untuk beli coklat. Dikatakan untuk Giri Choco mereka keluarkan biaya 506 Yen untuk teman lelaki atau keluarga, 645 Yen untuk teman, dan 980 Yen atau lebih untuk Honmei Choco.

Survey valentine jepang

Tapi ada sesuatu yang tak begitu terduga dari survey tersebut. Berhubungan dengan scenario perempuan yang memberi coklat Valentine pada perempuan lain, situasi yang mungkin bisa ditemukan dalam kisah genre Yuri.

Situasi tersebut juga terjadi pada dunia nyata. Tapi yang mengejutkan adalah dari data survey tersebut adalah jumlahnya, karena dari data dikatakan kalau 90% murid perempuan memberikan coklat Valentine pada perempuan.

Hasil yang besar itu sampai jadi menyebutkan Valentine menjadi Galentine, dari kata Gal/Gyaru/Girl dan Valentine. Tak begitu diketahui apakah coklat sesama perempuan itu Honmei atau cuma Giri coklat pertemanan dekat, tapi kemungkinan besar sih seperti saling tukar coklat antar teman.

Comments