Saat mengatakan Otaku, yang mungkin umumnya bakal muncul dalam imajinasi adalah laki-laki yang fans berat anime. Tapi aslinya, otaku tak hanya mencakup anime, dan wanita juga bisa jadi otaku. Dan baru-baru ini, dibuat sebuah survey untuk para otaku wanita di Jepang. Survey tersebut menunjukkan berbagai info yang menarik. Salah satunya adalah sampai sekitar 70% wanita Jepang mengaku mereka otaku.

Survey ini dibuat oleh lab penelitian marketing Shibuya109 yang ditargetkan untuk para wanita Jepang diantara umur 15-24 tahun. Dan mereka melakukannya dalam dua bentuk. Yaitu survey secara online yang bisa diikuti melalui smartphone, dan satu lagi survey kuesioner langsung dilapangan di Shibuya 109 Center di Tokyo.

Karena bentuknya, survey online lebih besar dari survey on-site. Dengan jumlah responden mencapai 400 dan juga bisa dari seluruh Jepang. Sedangkan survey on-site memiliki jumlah responden sampai 100 orang.

Hasil yang diberikan memiliki sedikit perbedaan, tapi tak terlalu drastis, dan ada juga kemiripan dari kedua survey itu. Diantaranya adalah pertanyaan utama, apakah para wanita yang mengikuti survey itu mengakui diri mereka sebagai seorang otaku. Dalam survey online sampai 69 Persen mengaku mereka Otaku, sedangkan pada survey on-site sampai 77 Persen mengakuinya!

Kemudian diberikan beberapa pertanyaan lain lagi. Diantaranya adalah utamanya otaku apa para responden wanita itu. Karena di Jepang, otaku tak hanya mencakup animanga atau game, tapi juga bisa selebriti atau band dan lain-lain.

Disini ada perbedaan, dengan mayoritas responden survey online sebesar 28 persen adalah otaku animanga. Responden survey on-site mengatakan mereka juga mengikuti animanga, tapi mayoritas sebesar 35 persen adalah otaku selebriti Jepang.

Kemudian ditanya juga seberapa sering mereka menikmati hobi otaku mereka dalam seminggu. Disini ditemukan kesamaan dalam dua survey, keduanya menunjukkan mayoritas menikmati hobi otaku mereka hampir setiap hari. Dengan 61 persen pada survey online dan 63 persen pada survey on-site.

Berikutnya adalah seberapa banyak uang yang mereka bisa habiskan demi hobi otaku mereka. Dengan Jepang sebagai tempat animanga dan merch dibuat dan berbagai event diadakan, sering kita melihat image otaku menghamburkan uang demi hal-hal tersebut.

Bagaimana dengan otaku wanita? Disini terlihat kalau ada perbedaan yang agak besar. Survey online menunjukkan mayoritas sebesar 15 persen mau menghamburkan 50.000-70.000 Yen demi hobi otaku mereka.

Survey on-site memperlihatkan jumlah yang lebih besar, dengan 13 persen mengatakan mereka rela menghamburkan diatas 150.000 Yen! Yang mungkin disebabkan mereka tinggal di Ibukota Tokyo dan memiliki keuangan yang lebih besar.

Ternyata otaku wanita di Jepang tak hanya memiliki jumlah yang lumayan banyak, tapi juga memiliki detail menarik seperti dengan para otaku pria ya mina-san. Dan dengan semakin berkembangnya dunia entertainment, mungkin nantinya bisa makin bertambah.