Otaku tentu bisa jadi fans kisah cinta dalam dunia anime manga atau game, tapi bagaimana dengan dunia nyata dalam hidup mereka sendiri? Mungkin saat ini diluar Jepang tak terlalu terasa karena media animanga dan geek culture telah semakin mendunia dan berpengaruh, tapi bagaimana kalau sekarang di Jepang? nah baru-baru ini ada sebuah survey yang mencari tahu hal tersebut, mempertanyakan Apakah cinta otaku begitu sulit?

Survey ini dibuat oleh website Anime! Anime! dan bertepatan dengan ditayangkannya anime baru berjudul Wotaku ni Koi wa Muzukashii pada musim ini. Ini karena judul anime tersebut berarti Cinta itu Susah Bagi Otaku.

Mengisahkan pasangan otaku yang baru berpacaran saat mereka kebetulan bertemu lagi setelah sekian lama, karena sekarang mereka bekerja dikantor yang sama. Narumi yang seorang Fujoshi yang menyembunyikan ke-otaku-annya, berpacaran dengan Hirotaka yang seorang gamer otaku yang secara terbuka memperlihatkan ke-otaku-annya.

https://www.youtube.com/watch?v=xTz2wUs1m-4

Anime tersebut mulai tayang pada bulan April lalu, dan survey ini dibuat pada akhir April kemarin. Datanya dikumpulkan dari tanggal 25 sampai 30 April, dengan jumlah responden sampai lebih dari 500 orang. Uniknya, mayoritas respondennya adalah wanita, dengan perbandingannya sekitar 67 persen. Walau agak cocok karena protagonis utama anime Wotakoi adalah Narumi.

Animanga dan dunia nyata memang berbeda, tapi bagaimanakah dengan hasil survey itu? Dari pertanyaan apakah para otaku menemukan cinta sebagai suatu hal yang menyulitkan?¬†ternyata jawabannya adalah…

Mengikuti judul anime tersebut, alias Ya, cinta otaku memang sangat susah. Dengan sekitar 64 persen dari responden setuju, sementara 29 persen tak melihatnya sebagai hal yang sulit, dan 7 persen sisanya merasa tak pasti.

Beberapa komentar dari responden juga diberikan, walau ini hanya pendapat dari sisi responden pria. Sementara pendapat responden wanita belum dituliskan, tapi akan diberikan nanti oleh website Anime! Anime!

Dari komentar para pria yang setuju, ada yang mengatakan kalau ia melihat cinta dunia nyata lebih membingungkan daripada dunia 2D, ada juga yang mengatakan tak ada waktu untuk mencari pacar wanita asli, dan ada juga yang melihat berpacaran sebagai sesuatu yang hanya mambuang-buang uang, waktu, dan usaha.

Sementara itu dari sisi lain, ada juga komentar dari yang tak melihat cinta sebagai hal yang sulit. Ada yang mengatakan kalau ke-otaku-an bukanlah halangan untuk mencintai, ada yang seorang online gamer yang berpacaran dengan gadis yang bukan otaku dan tak ada masalah sampai sekarang, dan ada juga responden yang sudah menikah dan jadi ayah. Bagaimana kalau menurut mina-san yang otaku di Indonesia?