Tragedi Kebakaran KyoAni yang terjadi minggu lalu memakan nyawa 34 korban. Walau ada rumor-rumor mengenai siapa yang selamat dan tidak, belum ada konfirmasi yang diberikan. Tapi sekarang, akhirnya dikabarkan kalau 34 korban yang tewas tersebut telah berhasil diidentifikasikan, dan telah muncul kabar akan nama korban yang dipastikan tewas dari kebakaran tersebut, dengan yang pertama adalah staff KyoAni Ishida Naomi.

Pihak kepolisian dikabarkan telah selesai melakukan testing DNA untuk mengidentifikasi semua korban kebakaran KyoAni. Mainichi Shinbun melaporkan kalau dari 34 itu, 21 adalah wanita dan 13 pria, dengan umur antara 20-60 tahun dan lebih dari setengahnya diumur antara 20-30 tahun.

Pihak kepolisian mengatakan mereka akan mengumumkan nama-nama tersebut sebentar lagi, tapi pengacara Kyoto Animation, Okada Daisuke, mengatakan untuk mementingkan keluarga korban, nama-nama korban baru akan diberikan setelah pemakamannya selesai.

Tapi satu nama, Ishida Naomi, telah diberikan. Melalui wawancara Mainichi Shinbun dengan orang tuanya. Upacara Wake (perkumpulan sebelum pemakaman) Ishida Naomi telah dihadiri oleh orang tua dan keluarganya pada hari Kamis kemarin. Orang tua Ishida mengatakan kepada Mainichi kalau karena Ishida biasanya kerja di gedung 2 studio tersebut, mereka menjawab kalau ia baik-baik saja jika ada teman atau kerabat menanyakannya.

Tapi pada malam hari kebakaran gedung 1 studio KyoAni, studio tersebut menghubungi mereka, dan mengatakan tak dapat memastikan keamanan Ishida. Dan kematian Ishida dikonfirmasi saat keluarganya kemudian mendapatkan kabar dari pihak kepolisian pada hari Selasa, yang telah mengidentifikasikan sisa-sisa dari Ishida setelah testing DNA.

Ishida Naomi, yang meninggal diumur 49 tahun, tinggal di Fushimi bersama orang tuanya, ayahnya bekerja di industri cat pakaian dan ibunya menjahit obi Nishijin. Ishida tertarik seni dari muda, ia mempelajari animasi di Osaka setelah lulus sekolah, dan mulai kerja di KyoAni sejak umur 22 tahun.

Ia telah bekerja lama di studio tersebut dari 1993, bahkan sebelum KyoAni produksi anime sendiri dengan menerima kerjaan outsourcing. Ia yang menangani pengecatan dan coloring anime macam Inuyasha dan Doraemon.

Untuk anime KyoAni, ia menjadi main color designer dari anime Suzumiya Haruhi dan movie Dissapearance, seri anime Hyouka dan Amagi Brilliant Park, dan movie Koe no Katachi dan Liz & Aoi Tori, dan juga menangani color setting beberapa episode anime KyoAni lain seperti Violet Evergarden, Air, Canon, dan lain-lain.