Jepang dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki empat musim. Ada pemandangan atau fenomena tertentu yang hanya bisa dinikmati di musim-musim tertentu pula, seperti salju di musim dingin, bunga sakura di musim semi, kembang api di musim panas, dan daun-daun berguguran di musim gugur.
Kali ini saya akan share beberapa spot wisata di tokyo untuk menikmati indahnya musim gugur!, yuhh mari kita simak di bawah!.

 

1.Meiji Jingu Gaien
Sepanjang 300 meter dari jalan Aoyama hingga Meiji Jingu Gaien, berjajar pohon-pohon Ginkgo biloba atau ginkgo yang dikenal sebagai pohon yang memiliki daun berwarna kuning ketika musim gugur. Masa-masa terindah untuk menikmati gugurnya daun ginkgo ini adalah sekitar akhir bulan November – awal bulan Desember. Pada periode tersebut, daun-daun kuning dari pohon ginkgo yang diterpa sinar matahari tampak keemasan. Jajaran pohon ginkgo pun tampak membentuk ‘terowongan emas’.
Pada tanggal 15 November hingga awal minggu bulan Desember, taman ini mengadakan festival yang bertajuk “Jingu Gaien Ichou Matsuri” (dari pukul 10.00 – 16.30). Pada festival ini, Anda bisa menikmati berbagai macam kegiatan seperti memanjakan lidah dengan mencicipi hidangan khas Jepang, ataupun melihat live street performance di sepanjang jalan taman Meiji Jingu Gaien.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

2.Yoyogi Kouen
”Yoyogi Kouen” atau “Taman Yoyogi” merupakan taman yang yang dulunya adalah salah satu desa yang digunakan untuk Pertandingan Olimpiade pada tahun 1964. Pada tahun 1967, taman ini dipugar menjadi taman yang sesungguhnya dan masih ada hingga sekarang.
Taman Yoyogi memiliki luas sekitar 54 hektar dan banyak sekali pohon yang tertanam di sini. Tercatat ada sekitar 1000 pohon keyaki atau Japanese zelkova, 200 pohon ginkgo, 100 pohon momiji, dan masih ada sekitar 1300 pohon lainnya yang menghiasi taman ini. Dengan 6 jenis pohon yang sudah kami sebutkan di atas, Anda harus datang ke taman ini. Pasalnya, dengan kehadiran pohon-pohon tersebut, Taman Yoyogi menjadi taman utama untuk menikmati musim gugur di Tokyo.
43

 

3.Taman Rikugien
Taman Rikugien pertama kali dibangun pada tahun 1702. Taman ini ditempatkan di sebuah bukit yang datar seluas 8,9 hektar dan memiliki kolam buatan serta taman dengan batu-batu yang bersusun-susun atau biasanya disebut dengan istilah kaiyuushiki tsukiyama sensui teien (※1). Taman ini selesai ketika masa kekuasaan Shogun (※2)Tokugawa Tsunayoshi. Pada masa kepemimpinannya, tercatat bahwa taman ini melewati proses 58 tahapan pembuatan dan di atas itu semua taman ini merupakan taman yang sangat sempurna karena dukungan pembangunannya dari seorang Shogun.

tsukiyama sensui teien: merupakan istilah untuk menyebut apresiasi kolam migrasi yang terletak di taman bergaya Jepang. Biasanya disekitar wilayah kolam tersedia bukit buatan, lalu ditengah kolam terdapat pulau kecil buatan, jembatan, bebatuan yang disusun rapi dan berseni untuk menambah keindahan pemandangan yang ada di taman.
wisata-jepang-taman-rikugien-tokyo