Sony Smart Wig, Menjawab Tantangan Wearable Gadget

Anda botak? dan tidak percaya diri?

Anda pengusaha yang butuh teknologi terkini?

Haha.. gampang, kedua masalah Anda dapat dibereskan dengan “Smart Wig”. Ya, hanya produk keluaran Sony yang satu ini yang Anda butuhkan.

Sony perusahaan raksasa dari Jepang ikut meramaikan tren wearable gadget. Dewasa ini, wearable gadget yang muncul memang masih berupa smart watch dan smart glasses, dan Sony tidak ingin mengekor keduanya. Sony tampil menunjukkan identitas Jepang yang penuh inovasi dan yah, boleh lah kita bilang kalau penemuan Jepang memang ada- ada saja, seperti wearable gadget yang baru dipatenkan Sony di Amerika dan Uni Eropa, yaitu smart wig.

Blm C2
“Penampakan” Sony Smart Wig
Rangkaian "computing device"dalam wig  yang dihubungkan dengan smartphone
Rangkaian “computing device” dalam wig yang terhubung dengan smartphone

Berdasarkan data hak paten yang dikeluarkan di Amerika, gampangnya, smart wig yang diinventori Hiroaki Tobita ini terdiri dari alat elektronik dan sensor yang tersembunyi dalam sebuah wig. Sebagai wig yang memiliki embel- embel smart, tentunya smart wig ini mempunyai kelebihan- kelebihan khusus dibandingkan wig pada umumnya, misalnya karena wig ini dirancang untuk mampu memberikan feedback berupa getaran atau kejutan listrik yang bertegangan sangat rendah tentunya, di bagian kulit kepala pemakai smart wig, untuk memberitahukan pengguna smartphone ketika ada panggilan telpon atau sms, dan juga karena dilengkapi dengan perangkat GPS, maka wig ini juga bisa memberitahukan pemakainya ketika arah yang dituju untuk menuju suatu tempat, tidak sesuai dengan arahan GPS. Bukan hanya smart jika digandengkan dengan smartphone, smart wig yang juga dilengkapi dengan sensor memungkinkannya bisa digunakan sebagai remote TV.

Saat ada telepon atau sms, maka sinyal akan dipancarkan ke smart wig sehingga menimbulkan getaran di kepala. Jadi, kita tidak perlu kecolongan sms atau telepon penting lagi
Saat ada telepon atau sms, maka sinyal akan dipancarkan ke smart wig sehingga menimbulkan getaran di kepala. Jadi, kita tidak perlu kecolongan sms atau telepon penting lagi
Cukup dengan kedipan mata misalnya, kita bisa mengendalikan lampu di rumah.
Cukup dengan kedipan mata misalnya, kita bisa mengendalikan lampu di rumah.
Smart Wig bis juga dijadikan remote TV
Smart Wig bisa juga dijadikan remote TV

Masih ada lagi, dan yang berikut ini adalah yang mungkin tidak dimiliki gadget lain, misalnya adanya bad vision atau mode penglihatan kelelawar yang bisa menyebarkan “gelombang ultrasound” untuk mendeteksi benda-benda di sekitar sehingga bisa membantu pengguna bergerak meskipun dalam kegelapan. Kemudian dengan menggunakan gerakan atau ekspresi wajah, maka pemakai wig bisa mengoperasikan slide pada Power Point misalnya dengan mengaktifkan laser pointer. Masih ada juga aplikasi medis yang dapat mendeteksi suhu tubuh, tekanan darah, kadar keringat dan bahkan gelombang otak melalui sensor yang ada di wig. Selain itu karena wig ini merupakan fusi dari teknologi dan fashion maka wig ini juga dilengkapi dengan kompas elektronik dan kamera supaya pengguna mengetahui “apakah wig dipasang dengan benar di kepala atau tidak”, karena sensor tidak akan berfungsi dengan baik ketika pemasangan wig tidak tepat, dan lagi jika wig tidak terpasang sebagaimana mestinya, maka fungsi wig ini bukan memperbaiki penampilan pemakai sebagaimana yang diharapkan pengembang, tapi mungkin malah membuat penampilan pemakai terlihat konyol.

Pengembang memilih media wig karena wearable gadget lain yang sudah muncul, fokus terhadap fungsi gadget sedangkan kurang perhatian pada kata “wearable”, sehingga wearable gadget menjadi tidak nyaman dan aneh ketika benar- benar dipakai. Sedangkan smart wig ini berfokus pada penampilannya yang tidak aneh dan terkesan alami, namun dapat tetap berfungsi sebagaimana gadget pada umumnya.

Source: Tokyo Shinbun