Baru-baru ini sang frontman Kenta Koie dan sang bassist Hiro Ikegawa dari Crossfaith memilih dan merekomendasikan band cadas dari Jepang paling menjanjikan yang mampu menggebrak scene pop-saturated di Jepang. Nah ada band apa aja yang mereka berdua pilih? Yuk langsung aja, Cekidot!

1. Crystal Lake

From: Tokyo

Kenta Koie: “Mereka (Crystal Lake) adalah teman-teman saya, dan mereka memulai band ini sekitar 14 tahun yang lalu. Mereka sudah pernah tertimpa beberapa hal sulit (ketika vokalis dan drummer asli mereka meninggalkan band pada tahun 2011 dan 2012, namun masing-masing posisi sekarang sudah ada penggantinya). Mereka selalu mampu menjadi frontline dalam musik hardcore Jepang. Gaya mereka mereka bermusik lebih lebih condong ke Barat dan mereka super agresif, mungkin seperti Parkway Drive dan The Ghost Inside. Menurut saya mereka pasti mampu untuk menerobos industri musik di luar Jepang“.
Hiroki Ikegawa: “Sebelum saya bergabung dengan Crossfaith, saya bertemu sang DJ kami Terufumi Tamano di saat konser Crystal Lake, ketika umur saya masih sekitar 17-an. Ini mungkin bisa jadi sedikit informasi bagi kalian di sana!“.

Crystal Lake official website

2. HER NAME IN BLOOD

From: Tokyo

Hiroki Ikegawa: “HER NAME IN BLOOD juga merupakan teman-teman kami (Crossfaith). Mereka masuk ke major label Warner Music di Jepang sekarang. Jenis musik yang mereka usung yaitu metalcore, tetapi mereka juga memiliki influence band Lamb of God“.

HER NAME IN BLOOD official website

3. KOHH

From: Kita, Tokyo

Kenta Koie: KOHH berbeda dari kebanyakan hip-hop di Jepang, mungkin jenis musiknya dia menciptakan subgenre sendiri. Saya pikir dia mendapat banyak inspirasi dari US hip-hop, dan KOHH adalah orang yang sangat kurus dengan tattoo. Di Jepang, hip-hop adalah jenis musik yang menyuarakan ‘I love friends! I love my girl!’ tapi dia bernyanyi hal-hal seperti ‘I wanna get tattoos!’, yeah sangat unik“.

4. COHOL

From: Tokyo

Hiroki Ikegawa: “Jenis musik mereka semacam death metal, dan itu benar-benar dark. Aku melihat konser mereka di Tokyo dua bulan yang lalu, dan wow itu benar-benar berbeda dari jenis metal yang pernah aku dengar sebelumnya. Mereka semacam menanamkan obat bius kedalam musiknya“.

COHOL official website

5. TRICOT

From: Kyoto

Kenta Koie: “Mereka merupakan band three-piece girl dari Kyoto. Mereka memiliki sedikit musik post-hardcore dan musik technical yang kental. Mereka juga menggunakan strange licks dan rhythms“.
Hiroki Ikegawa: “Mereka baru saja menggelar tur di Eropa dan saya pikir mereka akan menjadi band yang sangat besar“.

6. PALM

From: Osaka

Kenta Koie: “Mereka berasal dari kampung halaman kami (Crossfaith), Osaka. Mereka terkenal di scene hardcore underground lokal Osaka. Pertama kali saya bertemu dengan mereka sekitar tahun 2007. Saya berada di sana selama soundcheck mereka. Vokalis mereka Toshihiko Takahashi datang dan duduk di sofa seperti ini [Ken meniru duduk diam dan melotot marah ke kejauhan]. Saya agak takut padanya, tapi saat dia mulai bernyanyi di panggung, dan wow aku tidak pernah mendengar hal semacam chaotic hardcore yang juga sangat groovy, itu sedikit seperti Converge. Dia selalu memukul mic di kepalanya sampai dia berdarah sambil terus bernyanyi“.

7. NOT WONK

From: Hokkaido

Hiroki Ikegawa: “Mereka terdengar seperti The Strokes, tapi mungkin sedikit lebih grungy. Mereka berusia sekitar 19 tahunan, dan mereka berasal dari Northern Jepang. Ini benar-benar jarang terdengar bahwa jenis musik seperti ini dimainkan oleh anak-anak sangat muda“.

8. Suchmos

From: Kanagawa Prefecture

Kenta Koie: “Kami (Crossfaith) akan bermain dengan mereka setelah menggelar tur ini, saya sendiri belum pernah mendengar mereka sebelumnya tetapi saat saya mendengarkan musik mereka dan itu terdengar benar-benar keren, jenis musik seperti Jamiroquai dicampur dengan Maroon 5. Mereka menyanyikan lagunya sebagian dalam bahasa Jepang dan sebagian dalam bahasa Inggris. Mungkin akan menjadi gig line-up yang aneh antara Crossfaith dan Suchmos karena sangat berbeda, but I can’t wait!“.

Nah, mungkin band-band tadi di atas bisa menjadi bahan yang baru untuk masuk ke dalam koleksi musik Jepang kalian 🙂 Dan band cadas apa yang kalian pilih selain yang dipilih dan direkomendasikan oleh dua personil band Crossfaith tadi?