Pada jaman modern ini, lukisan-lukisan Jepang dari era jaman dahulu masih bisa muncul dalam berbagai bentuk. Contohnya lukisan Hokusai yang juga bisa muncul dalam game Fate/Grand Order melalui karakter Servant yang menjadi representasinya. Atau seperti dalam kabar ini, pada produk sepatu. Tapi ada trivia menarik dari lukisan klasik yang satu ini, karena bisa dibilang lukisan itu adalah moyang dari genre tentacle hentai.

Lukisan tersebut berjudul Tako to Ama yang berarti Gurita dan Ama (gadis penyelam pencari kerang) atau nama baratnya, Dream of the Fisherman’s Wife. Lukisan tersebut adalah sebuah Shunga atau lukisan erotis, yang menjadi bagian buku gambar koleksi Shunga berjudul Kinoe no Matsu.

Dan pembuatnya? Sang pelukis ternama yang diawal disebutkan sebagai karakter FGO, Katsushika Hokusai. Gambar tersebut telah menjadi lukisan erotis buatannya yang paling terkenal, dan mungkin penyebab karakter Hokusai digambarkan sebagai gurita chibi pada game FGO.

Lukisan tersebut merupakan gambar dengan dua ekor gurita, satu besar dan satu kecil, dan seorang wanita yang telanjang dan terlihat sedang di… yah bagi yang tahu bagaimana aksi tentacle dalam animanga Jepang baik ecchi maupun hentai akan bisa melihat hubungannya.

Karena itu lukisan tersebut dipercaya sebagai pendahulu dari tentacle erotica, yang kemudian dipopulerkan oleh Maeda Toshio, pencipta seri hentai Urotsukidouji. Dan pengaruhnya dikatakan tak hanya di Jepang, tapi juga sampai Eropa.

Dan kini lukisan erotis klasik dan ternama tersebut akan dapat dipakai dan dibawa kemana-mana, dan menariknya jadi Safe For Works! Melalui sepatu buatan YUAN inc, yang merupakan model pertama dari lini Shunga Sneakers mereka.

Gambar yang dicetak pada sepatu tersebut masih memperlihatkan wajah sang wanita penyelam dan kedua gurita, tapi bagian lukisan yang menggambarkan tubuh dan bagian privat wanita tersebut dipotongkan, jadi aman dilihat.

Biaya produsi sepatu tersebut dikumpulkan melalui campaign website crowdfunding Campfire, dan jika sukses, akan dibuat sepatu dengan lukisan erotis lainnya. Dengan saat ini campaign sepatu itu tak hanya komplit, tapi terkumpul sampai 115% dari set biaya 500.000 Yen dalam 23 hari, dapat dipastikan sepatu Shunga Sneakers lainnya akan dibuat.