Event Comic Market alias Comiket adalah salah satu event animanga terbesar di Jepang. Event yang bisa dibilang bagaikan perayaan akan dunia animanga. Akan tetapi dalam event Comic Market ke-95 yang dirayakan pada akhir tahun 2018 kemarin, muncul kabar yang sama sekali tidak meriah, karena ditemukan kalau ada musibah yang menimpa seorang ilustrator dalam event Comiket95 kemarin, yang berakhir pada kematian.

Ia adalah Kuro Hekiten, apakah ada yang kenal nama itu atau pernah mengecek fanart dan doujinshi buatannya? Bagi yang mengikutinya dan fans ilustrator tersebut, ini adalah kabar duka yang tak mengenakkan. Unik tapi tetap sedih melihat momen akhir dari ilustrator dan pembuat doujinshi ini terjadi dalam event jual beli doujinshi besar Comiket.

Mengenai momen kematiannya, diceritakan kalau ia tidak langsung meninggal begitu saja. Setidaknya pada pagi hari tanggal 30 Desember yang merupakan hari kedua event Comiket ia masih bisa memberikan Tweet memperlihatkan booth miliknya dan doujinshi yang dijualnya.

Tapi dalam waktu yang tak diketahui detailnya, Kuro Hekiten ditemukan jatuh ambruk dalam event tersebut. Adik Kuro Hekiten menceritakan kalau saat ia sadar kalau kakaknya itu jatuh, para staff Comiket dan orang-orang yang ada disitu sudah bereaksi dengan cepat, mulai dari mencoba melakukan CPR dan juga memanggil paramedis.

Dikatakan ada juga yang membentuk tembok agar ia tetap ada ruang bebas dan dapat dibawa oleh paramedis dengan cepat dan lancar. Kuro Hekiten kemudian dilarikan ke rumah sakit, tapi seperti yang terlihat, ia tetap tidak selamat. Dicatat kalau ia meninggal pada tanggal 1 Januari 2019 karena penyumbatan saluran darah diumurnya yang ke-44 tahun.

Sang adik juga memberikan berbagai komentar yang menyentuh lagi akan hal ini. Ia mengucapkan rasa terima kasih kepada orang-orang yang dengan cepat bereaksi membantu kakaknya. Walaupun pada akhirnya kakaknya tidak selamat, aksi cepat orang-orang itu membuat kakaknya setidaknya dapat dilarikan ke rumah sakit, dan ia jadi tidak meninggal sendirian, tapi dikelilingi oleh keluarganya.

Ia juga memberikan pesan dan nasihat kepada mereka-mereka yang juga ilustrator seperti kakaknya. Ia mengatakan walau kakaknya tidak mengidap penyakit parah, ia tidak memiliki hidup yang sehat. Kakaknya sering kerja sampai larut malam mengejar deadline, tidak memiliki nutrisi yang baik, dan juga perokok, yang ia percaya juga jadi faktor kenapa ia meninggal diumurnya yang baru 44 tahun.

Ia pikir ada banyak mereka-mereka fans animanga yang memiliki hidup seperti itu, dan ia minta tolong kepada mereka untuk memakai kesempatan ini untuk memeriksa ulang hidup mereka, demi diri mereka sendiri dan juga orang-orang sekitar yang menyayangi mereka.