Menjadi seiyuu pada jaman sekarang ini tak hanya mengisi suara, dengan mereka juga bisa melakukan kegiatan lain dalam industri entertainment Jepang, seperti menyanyi, menari, dan bahkan modelling. Kadang mereka bahkan bisa juga mendapatkan kesempatan menempati posisi sutradara anime, seperti seiyuu Tokui Sora yang akan menjadi sutradara dari adaptasi short anime Monocon 2019 contest.

Kontes MonoCon 2019 itu sendiri adalah kontes menulis cerpen berdasarkan tema dan kategori tertentu yang dapat memberikan beragam hadiah. Selain hadiah uang, ada juga cerpen pemenang yang bisa mendapatkan kesempatan untuk diadaptasi dalam bentuk tertentu.

Ada yang bisa diadaptasi menjadi manga. Atau bisa juga diadaptasi jadi music video oleh Sony. Atau bisa dijadikan audiobook yang dibacakan oleh seiyuu terkenal, seperti dalam kontes ini adalah oleh seiyuu Nakamura Yuuichi, atau bisa juga oleh anime idol unit 22/7.

Atau bisa juga, diadaptasi menjadi film pendek atau anime yang melibatkan nama-nama menarik. Diantaranya adalah sutradara Jepang Yamamoto Kan, atau sutradara Ono Daisuke merupakan orang yang berbeda dengan seiyuu Ono Daisuke. Tapi seperti yang dikatakan diawal, memang ada seorang seiyuu yang terlibat jadi sutradara dalam projek ini, dan ia adalah Tokui Sora.

Tokui Sora adalah seiyuu yang terkenal sebagai pengisi suara Yuzurizaki Nero dari seri Tantei Opera Milky Holmes. Selain itu ada juga beberapa karakter anime yang terkenal viral di internet yang diperankannya, diantaranya adalah Yazawa Nico~Nico~Nii~ dari seri Love Live dan juga Kanzaki Hideri dari anime Blend S(urprise).

Tapi balik ke topik utama, Tokui Sora menunjukkan kalau ia tak hanya seorang seiyuu dan penyanyi, tapi juga mendapatkan kesempatan debut sebagai sutradara melalui anime Monocon 2019 ini. Tokui sendiri jugalah yang memilih cerpen yang ingin dianimasikannya, yaitu cerpen “Tokidoki, Nemurenai Yoru ni” karya Youichiro.

Cerpen itu mengisahkan gadis remaja yang tak dapat tidur dimalam hari sebelum pertarungan besar, dan Tokui mengatakan ia terkejut akan cerpen itu karena diceritakan dari sudut pandang sang ayah dan ia suka melihat penggambaran hubungan ayah dan anak disitu. Anime tersebut dijadwalkan dirilis pada awal 2020 nanti.