Setahun mau lewat, dan masalah pandemik virus corona masih belum selesai juga. Dan sampai sekarangpun masih bisa ada orang yang terkena virus tersebut. di negara Jepang, walau tingkat kesehatannya tak separah berbagai negara lain, masih bisa muncul kabar infeksi coronavirus yang bahkan bisa kena selebriti juga. Contoh yang baru dikabarkan positif terinfeksi adalah seiyuu cantik veteran Nonaka Ai.

Nonaka Ai adalah seiyuu yang terkenal akan suaranya yang imut, yang membuatnya sering mendapatkan peran karakter-karakter gadis muda atau loli. Contoh perannya yang terkenal adalah sebagai Kafuka Fuura dalam Zetsubou Sensei, Ibuki Fuuko dalam Clannad, Konoe Konoka dalam Mahou Sensei Negima, dan Sakura Kyouko dalam Puella Magi Madoka Magica.

Ia juga memerankan banyak karakter dalam seri Fate. Dimulai dari karakter Nursery Rhyme dalam game dan anime Fate/Extra dan juga Frankenstein monster dalam anime Fate/Apocrypha, dan selain kembali memerankan para karakter tersebut dalam game Fate/Grand Order ia juga memerankan karakter Servant baru Mary Read dan Medea Lily.

Dan sebagai seiyuu dan entertainer ia tak hanya sibuk mengisi suara dalam berbagai game dan anime dan juga bernyanyi, tapi juga menjadi pembawa acara radio, dan juga kadang menulis dalam majalah bulanan Jepang seputar sulih suara, Seiyuu Animedia.

Tapi balik ke topik utama yang tak menyenangkan, baru-baru ini Aoni Production agensi dari seiyuu Nonaka memberikan pengumuman kalau sang seiyuu ditemukan positif terinfeksi virus corona setelah dicek diawal minggu ini.

Dikatakan kalau Nonaka melakukan pengecekkan pada hari Senin sebagai persiapan sebelum sebuah perencanaan event. Ia kemudian merasa sedikit lelah pada hari Selasanya dan memutuskan untuk Stay Home saja, dan sore harinya setelah itu hasil pengecekkannya datang dan mengkonfirmasi kalau ia positif terkena covid-19.

Untungnya dikatakan kalau saat ini rasa lelahnya telah hilang dan tak ada gejala lain seperti demam atau batuk. Aoni Production mengatakan kalau mereka sedang mengambil segala tindakan memprioritaskan kesehatan para staff, talent, dan fans, dan mencegah adanya KLB.