Masalah coronavirus masih belum selesai juga, dan bahkan kini angka kasus positif meningkat dan meleduk dimana-mana, dengan potensi infeksi juga bisa terjadi pada selebriti. Dan itu juga bisa terjadi di Jepang pada dunia anime, seperti yang terjadi pada dua seiyuu idol dari grup 22/7. Dan baru-baru ini juga dikabarkan kalau ada salah satu seiyuu dari anime idol Love Live yang juga positif terinfeksi, yaitu, Mitsuki Nako.

Love Live adalah seri idol anime dengan konsep school idol atau siswi sekolah yang menjadi idol, yang dianimasikan oleh studio Sunrise sebagai bagian dari projek multimedia yang juga menggaet label musik Lantis dan majalah Dengeki G.

Setiap seri Love Live memiliki grup idol tersendiri, dan yang pertama adalah grup Muse dalam anime Love Live School Idol Project yang tayang tahun 2013. Kemudian setelah itu adalah grup Aqours dalam anime Love Live Sunshine yang tayang tahun 2016.

Seri ketiganya adalah Love Live Nijigasaki yang tayang tahun 2017, dan menarik karena seri itu tidak fokus pada satu grup idol tapi pada aktivitas solo dari masing-masing member. Dan saat ini akan tayang seri keempatnya, Love Live Superstar yang akan fokus pada grup idol Liella yang dijadwalkan untuk tayang Summer 2021 ini.

Tapi sekalian balik pada kabar utama yang tak mengenakkan, baru-baru ini muncul kabar yang tak mengenakkan lagi akan seri tersebut, setelah kemarin-kemarin ada kabar staff anime Love Live memohon maaf karena membuat referensi tanpa ijin.

Seperti yang dikatakan diawal, diumumkan kalau Mitsuki Nako sang seiyuu dari karakter Arashi Chisato positif terinfeksi coronavirus, dan saat ini sedang melakukan karantina diri. Dikatakan kalau ia kena demam pada hari Sabtu dan didapati kalau ia positif setelah melakukan pengecekan keesokan harinya.

Untungnya dikatakan juga kalau para member lainnya juga telah dites dan semuanya menunjukkan hasil negatif. Tapi terhubung dengan Mitsuki, kehadirannya dalam acara radio Love Live Nippon Gold jadi diundur, dan program radio mingguan grup Liella minggu ini juga jadi dibatalkan.