Ada berbagai kabar menarik dari dunia seiyuu Jepang belakangan ini. Seperti seiyuu Tokui Sora yang akan memperluas skill miliknya dengan debutnya dalam menjadi seorang sutradara anime. Dan kali ini ada kabar menarik lagi dari dunia sulih suara Jepang, dengan seiyuu Kotobuki Minako yang baru-baru ini memberikan pengumuman kalau ia akan pergi ke luar Jepang, yaitu ke Inggris, untuk melanjutkan studinya.

Kotobuki Minako adalah seiyuu cantik yang walau masih muda tapi sudah lama berakting dan bernyanyi, dimana ia mengatakan kalau ia telah terlibat dalam dunia seiyuu dan idol selama 18 tahun. Ia terkenal sebagai pengisi suara dari karakter Kotobuki Tsumugi dari anime K-On yang bisa dibilang juga meluncurkan karirnya dan popularitasnya sebagai seiyuu.

Tapi tentu tak hanya itu, contoh perannya yang lain adalah Kongou Mitsuko dalam seri ToAru, Serrah Farron di Final Fantasy XIII, Tanaka Asuka dalam anime Hibike Euphonium, dan lain-lain lagi. Sebagai penyanyi ia terkenal sebagai satu member dari grup seiyuu quartet populer SPHERE bersama denganToyosaki Aki, Takagaki Ayahi, dan Tomatsu Haruka.

Lalu balik ke topik utama, dikabarkan melalui blog resminya kalau seperti Kotobuki Tsumugi yang pergi ke London di movie K-On, Kotobuki Minako juga akan pergi ke Inggris, dimana ia akan melanjutkan studinya, yang dikatakan direncanakan dimulai musim semi tahun 2020 nanti.

Tak dikatakan sampai kapan ia akan melakukan studinya disitu, tapi bagi fans yang khawatir akan pekerjaannya sebagai seiyuu ada kabar yang bagus. Karena meski diluar Jepang ia mengatakan akan tetap berusaha melanjutkan kerjanya selama di Inggris sebisa mungkin.

Tapi apa yang ia pelajari disitu? Kotobuki mengatakan kalau ia akan mempelajari bahasa dan drama melalui studinya di Inggris, dan ia juga berharap untuk dapat melihat dan lebih belajar mengenai dunia dan ingin membuat dirinya lebih matang. Mantap dah Bu Kotobuki!

Kotobuki bukanlah satu-satunya seiyuu yang melakukan hal tersebut, dengan seiyuu Kitta Izumi juga mengumumkan hal serupa dimana ia melakukan studi di Inggris, yang telah dilakukannya sejak bulan Juni dan akan pulang tahun depan.