Masa wabah virus corona ini menyulitkan seiyuu anime, yang pekerjaannya berada pada situasi dengan resiko tinggi terkena atau menyebar virus itu, membuat banyak sesi rekaman produksi anime tak jalan. Hal itu melahirkan trend baru dimana para seiyuu berpindah aktivitas dengan membuat konten di Youtube. Seiyuu Kotobuki Minako juga salah satunya, dimana baru-baru ini ia membuat vlog Youtube aktivitasnya di negara Inggris.

Kotobuki Minako adalah seiyuu cantik yang telah terlibat dalam dunia seiyuu dan idol selama 18 tahun. Ia terkenal sebagai pengisi suara dari karakter Kotobuki Tsumugi dari anime K-On yang bisa dibilang juga meluncurkan karirnya dan popularitasnya sebagai seiyuu.

Tapi tentu tak hanya itu, contoh perannya yang lain adalah Kongou Mitsuko dalam seri ToAru, Serrah Farron di Final Fantasy XIII, Tanaka Asuka dalam anime Hibike Euphonium, dan lain-lain lagi. Sebagai penyanyi ia terkenal sebagai satu member dari grup seiyuu quartet populer SPHERE bersama dengan Tomatsu Haruka, Takagaki Ayahi, dan Toyosaki Aki.

Dan saat ini, ia sedang tidak ada di Jepang. Karena bagi yang belum tahu, ia kini sedang tinggal di negara Inggris untuk melanjutkan studinya. Sebelumnya ia mengumumkan kalau ia ingin mempelajari bahasa Inggris dan drama disitu selama satu tahun dari musim semi 2020.

Tapi ia tidak putus hubungan dengan dunia seiyuu, dengan Kotobuki mengatakan kalau ia tetap akan bekerja sebisa mungkin dari Inggris. Tappiii dengan masalah wabah virus corona ini yang tak hanya terjadi di Jepang tapi juga negara lain termasuk Inggris, rasanya agak mengkhawatirkan.

Untungnya sih, Kotobuki terlihat tak apa-apa di Inggris sana. Bahkan seperti beberapa seiyuu saat ini, ia juga baru membuka channel Youtube sendiri, membawakan acara yang ia namai Maji Kotobuki. Ia telah merilis dua video, yang keduanya memberi tour tempat homestay yang ditinggali olehnya selama di Inggris.

Videonya dalam bahasa Jepang, tapi terlihat kalau ia mulai sedikit demi sedikit mempelajari bahasa Inggris sesuai perkataannya, dengan kadang muncul teks bahasa Inggris mentranslasikan teks Jepang pada video itu, yang juga terasa seperti mengajak penonton ikut belajar bersamanya.