Perkembangan teknologi menjadi inti dari perkembangan dunia game. Konsol-konsol game tidak statis, dan telah berjalan beberapa generasi sejak video game pertama kali tercipta. Dari hal itu, ada juga konsol yang hanya mencapai babak purwarupa tapi karena berbagai situasi dan kondisi pada akhirnya tidak jadi dan dirilis untuk umum. Dan salah satunya dari konsol macam itu, adalah prototype PS Nintendo.

Ya, PS alias Playstation, tapi untuk perusahaan Nintendo. Sesuatu yang mungkin agak mengejutkan bagi gamer masa kini dimana Playstation dan Sony justru menjadi rival berat dari perusahaan Nintendo dengan konsol-konsol mereka.

Mari kita jelaskan dahulu sejarah dari konsol misterius tersebut. Playstation Nintendo tercipta dalam tahun 1980an, dimana saat itu Nintendo justru bekerja sama dengan perusahaan Sony dalam mengembangkan alat add-on untuk konsol Super Nintendo Entertainment System (SNES) yang membuat konsol itu bisa membaca CD.

Akan tetapi karena perjanjian bisnis yang dibuat oleh Sony membuat mereka terasa punya terlalu banyak kendali akan konsol itu dibandingkan Nintendo, Nintendo jadi diam-diam melakukan bekerja sama dengan saingan berat Sony saat itu, perusahaan Phillips.

Pada akhirnya hal tersebut membuat Nintendo dan Sony jadi putusss, dan Sony justru mengembangkan konsol game mereka sendiri dan memutuskan untuk memasuki industri gaming, melahirkan konsol PlayStation yang kita ketahui dan mainkan sekarang.

Tapi dari kerjasama yang sempat terjadi, sekitar 200 purwarupa Playstation Nintendo tercipta, dan satu diantaranya ditinggalkan oleh CEO Sony di perusahaan bank Advanta, dan berhasil dimiliki oleh Terry Diebold seorang mantan pekerja perusahaan tersebut.

Dan prototype dari konsol Playstation Nintendo milik Diebold tersebutlah yang dikabarkan dijual. Dengan Diebold sendiri yang memberikan pengumuman mengejutkan kalau ia sedang melelang konsol purwarupa tersebut.

Mengingat betapa berharganya barang tersebut sebagai barang antik dan perannya dalam sejarah video game, sepertinya konsol itu bisa memberikan nilai yang besar, dengan penulis dan produser Shibuya Production Cedric Biscay mengatakan mungkin bisa ada rekor dunia yang terpecahkan dari hasil lelang ini.