Sinopsis : Cerita tentang “anak manusia dan malaikat” yang dipusatkan sepenuhnya pada Kakehashi Mirai, seorang remaja yang tidak tertarik pada harapan untuk hidup.


 

Duet Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba merilis prologue untuk Platinum End jauh hari sebelum chapter 1 nya meluncur hari rabu kemarin. Pada bagian prologue diperlihatkan sekilas kehidupan tokoh utama Kakehashi Mirai yang menjadi titik awal cerita inti dari serial baru ini. Mirai digambarkan sebagai seorang siswa biasa aja bahkan cenderung pendiam yang baru saja melewati upacara kelulusan. Disitu ia terlihat merasa depresi dan tidak bersemangat hidup sehingga berusaha melompat dari gedung untuk bunuh diri.

Lalu apa yang terjadi? Apakah dia mati? Duo mangaka ini sepertinya sangat hobi menyelipkan kejutan. Apalagi bahan selipan tersebut seringkali berhubungan dengan kekuatan spesial yang nggak jauh-jauh dari mistis macam kematian dan darah. Bisa ditebak untuk manga kali inipun mereka juga menambahkan bahan selipan serupa. Pada chapter 1, dijelaskan secara tidak langsung bahwa penyebab si tokoh utama bermaksud mengakhiri hidup karena ia hidup sebatang kara. Pada saat jatuh, Mirai yang melihat cahaya dan mengira dirinya sudah mati dengan ternang ternyata dikejutkan oleh sosok “Angel” yang dengan santai menggendong tubuhnya keatas. Ya, dia terbang.  Angel berjuwud gadis imut itu malah makin membuatnya malas karena membuatnya terganggu dan tak bisa mati. Dalam keputus asaan, si malaikat yang menyebut namanya “Nasse” tersebut menerangkan bahwa semua manusia ditakdirkan bahagia. Dengan beberapa cara akhirnya Nasse berhasil meyakinkan Mirai dan mengajarinya untuk mengontrol sebuah kekuatan ‘super’ yang dapat membuat seseorang terlihat seperti ‘malaikat’. Sampai disini cerita yang dihidangkan masih biasa-biasa saja, untuk yang tidak begitu sering membaca karya Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba mungkin jug akan mengalami serangan bosan karena seperti biasa, penjelas dan percakapan dalam panel begitu penuh sesak.

Akibanation

Masih pada chapter 1, Mirai yang berhasil terbang lalu merasa kembali tidak bersemangat, tapi tiba-tiba dengan sengaja Nasse mengungkapkan fakta yang selama ini tak pernah Mirai tahu, orang tua Mirai mati karena dibunuh, bukan karena kecelakaan, dan parahnya itu dilakukan oleh paman dan bibinya sendiri. Mengetahui kebenaran menyesakkan tersebut Mirai tidak dapat mengontrol diri dan pergi pulang untuk mengungkap kebenaran. Ia sadar selama ini paman dan bibinya memperlakukannya dengan sangat buruk. Sampai dirumah, ia menodong bibinya dengan “panah tak terlihat”,, efeknya…sang bibi berbicara jujur tentang semua yang terjadi. Syok dengan perkataannya sendiri, si bibi lalu menyeret suaminya, sang suami yang kalap karena kebenaran telah terungkap mencoba membunuh bibi Mirai. Saat itulah, Mirai tiba-tiba bilang bahwa mereka berdua harusnya mati. Sebuah kejutan kembali diselipkan pada adegan ini. Sang bibi tiba-tiba mengambil pisau dan menggorok lehernya sendiri. Mirai ketakutan dan terkejut, lalu Nasse dengan wajah ceria kembali menekankan bahwa Mirai harus bahagia! Ya, dia harus bahagia, dengan kekuatan super yang ia miliki.

Nah! Ini bisa jadi plot twist, “kebahagiaan” yang diperintahkan oleh Tuhan melalui para Angel sebenarnya adalah untuk membuat manusia hidup damai, atau membuat manusia merasa senang walau dengan cara apapun? Pertanyaan ini muncul sebab jika dilihat dari kejutan terakhir dimana bibi Mirai bunuh diri karena telah mendengar perintah “mati” dari Mirai yang notabenenya sedang memakai kekuatan super. Bisa jadi, ini merupakan manga yang dipenuhi dengan jebakan seperti Death Note dulu.  Dari segi cerita, tema kejutan kekuatan super masih dipertahankan sebagai ciri khas Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba seperti kebanyakan karya mereka. Bagi pembaca yang menyukai analisis dan ketelitian, manga yang satu ini bisa jadi pilihan. Di bagian tengah chapter 1 sempat memuat pernyataan Nasse yang menunjukkan bahwa pemiliki Angel dan kekuatan super tak hanya Mirai seorang. Tetapi ada beberapa manusia terpilih dari seluruh penjuru bumi. Pemcara dapat menerka lanjutan kisahnya dengan berbagai ekspektasi, misalnya apakah mereka akan menjadi sekelompok pembela kebenaran? Atau saling bunuh untuk mengadu kekuatan? Perlu niat yang serius untuk membaca manga ini. ahaha. Kalau ngomongin tentang artworknya sih sudah pasti, keren dan tajam. Cuma sedikit komentar pada tokoh utama, jika dilihat sekilas orang bakalan langsung menemukan sosok Light Yagami berambut merah. Kurang ciri khas dan terlalu biasa untuk tokoh utama. Tapi secara keseluruhan manga ini layak untuk masukkan dalam list baca kalian.


 

Story + Art          = Tsugumi Ohba + Takeshi Obata
Overall               = B
Story                  = B+
Art                      = B-


 

( + )  Cerita nya lebih simple bil dibandingkan dengan serial buatan mereka yang lain, Death Note misalnya, tidak banyak analisis tapi tetap menantang dengan berbagai kejutan yang disajikan.

( – ) Bagi pembaca yang sering menengok karya-karya mereka, semua karakter akan terlihat sama dengan serial lama dan sedikit membosankan.

 


 

Akibanation

Akibanation