Relawan Jepang di Kenya! Kaze ni Tatsu Lion

Hai Akiba chan dan Akiba kei, apa kabar? Apa kalian sudah memiliki daftar film Jepang yang ingin kalian saksikan dalam bulan ini? Kalau belum, cobalah untuk memasukkan film ini dalam rencana menonton kalian.

Ya, Kaze ni Tatsu Lion, atau judul literalnya yaitu Lion Standing Against The Wind. Film ini memang jauh dari cerita romantis pecintaan, melainkan cerita sosial mengenai pengalaman dan perjuangan seorang relawan dokter yang harus berjuang menjalani hidupnya di pedalaman Kenya, Afrika. Film ini menjadi sangat istimewa karena merupakan film yang diadaptasi dari novel best seller dengan judul yang sama karya Sada Masami yang diterbitkan pada tahun 1987.

Sada Masami sendiri merupakan seorang multitalent Jepang yang bekerja sebagai artis, penyanyi, pengarang lagu dan juga pengarang novel. Aktor kawakan Takao Osawa dalam suatu kesempatan memohon agar novel tersebut dijadikan sebuah film namun pada saat itu Sada Masami sang pengarang masih belum memiliki keinginan untuk menjadikan novel tersebut film. Dan pada tahun 2013 bertepatan dengan dirilisnya lagu dengan judul Kaze ni Tatsu Lion yang aransemen lirik maupun musiknya juga dilakukan oleh Sada Masami, multitalent tersebut mengumumkan rencana difilmkannya novel tersebut dengan dibintangi oleh Takao Osawa dan akan mengambil latar di Kenya, Afrika.

Film ini bertema sosial dan banyak melibatkan masyarakat Kenya dan juga bantuan artisartis pendukung lainnya seperti Satomi Ishihara, Yoko Maki, Ryouhei Suzuki, Masato Hagiwara, dan masih banyak lagi. Novel yang mendasari film ini sendiri merupakan kesaksian pribadi seorang relawan dokter yang dikirim untuk bertugas di Kenya. Dokter tersebut adalah teman dari ayah Sada Masami dan cerita tersebutlah yang menginspirasi Sada Masami untuk membuat novelnya.

Film ini semakin terasa istimewa saat disutradarai oleh Takashi Miike, sutradara kelas wahid yang dengan sentuhannya dapat memberikan efek-efek dramatis dan realistis yang indah dan memukau, terbukti dengan karya-karya nya yang menjadi hits dalam gemerlap film Jepang seperti Crows Zero I, Crows Zero II, 13 Assassins, Hara Kiri, Ninja Kids, Yatterman, dan masih banyak lagi. Film ini mengambil latar di Kenya untuk tahap pertama dan kembali ke Jepang untuk melakukan syuting di Nagasaki dan kemudian melakukan pengambilan gambar terakhir kembali ke Kenya.

Di dalam film ini Takao Osawa berperan sebagai dokter yang dikirim untuk memberi pembekalan bagi relawan medik Jepang di Kenya bernama Koichiro Shimada, namun saat ia sampai disana, hatinya miris melihat kenyataan perang disana dan betapa rumit masalah yang dihadapi paramedis disana. Hati kecilnya tersentuh dan ia memutuskan untuk menjadi dokter bantu di barak pengungsian dan suatu hari ia bertemu dengan bocah tentara kecil yang terluka dan ia sangat kasihan melihatnya dan dari sanalah takdir hidupnya berubah.

Dalam jumpa persnya, Takao Osawa menceritakan betapa ia bahagia sekali mendapatkan kesempatan bermain dalam film ini, pengalaman datang pertama kali ke Kenya, dan berinteraksi dengan orang asli sana merupakan pengalaman yang berharga untuknya. Meski pada awalnya cuaca disana terasa panas, tetapi udaranya sangat segar dan bersih, serta orang-orangya sangat ramah dan suatu kehormatan baginya untukmengenal dan bekerja bersama masyarakat asli Kenya yang merupakan co-star paling menyenangkan yang pernah bekerja bersamanya.

Film ini sendiri akan tayang serentak di Jepang sejak tanggal 14 Maret 2015 kemarin. Jangan sampai ketinggalan ya, apalagi bagi kalian para pecinta film Jepang dan film bergenre sosial, tentu film ini tidak akan mengecewakan untuk ditonton.

350635_011 350635_005 350635_004 350635_003 350635_002 350635_001 132758_002 132761 132762_002 132757_002