Miko atau shrine maiden adalah satu elemen kebudayaan tradisional Jepang yang sudah sangat melekat bahkan dalam berbagai media modern Jepang. Mulai dari game seperti Touhou Project sampai dunia fashion dalam bentuk bikini. Tak heran kalau orang asing yang suka budaya Jepang bisa ada yang tahu dan tertarik pada Miko. Dan bagi yang ingin lebih tahu lagi, kini orang asing juga bisa rasakan keseharian jadi miko di sebuah kuil Jepang.

Kuil tersebut terletak di Kota Amagasaki di Prefektur Hyogo, dan sesuai nama kotanya, kuil tersebut bernama Kuil Amagasaki Ebisu. Kota tersebut memang memiliki lumayan banyak turis asing, yang biasanya datang untuk menginap untuk mengunjungi lokasi wisata seperti Osaka atau Kyoto.

Banyaknya turis asing tersebut membuat Amagasaki hospitality group menawarkan sebuah ide kepada Otagaki Nobuo, kepala kuil Amagasaki Ebisu. Mencoba membuat paket pengalaman menjadi Miko. Dan Otagaki menyetujuinya.

Dengan paket tersebut, mereka yang berminat dapat membuat reservasi melalui website Kuil Amagasaki Ebisu untuk berpartisipasi dalam sesi selama satu jam jadi Miko disitu. Selama satu jam tersebut mereka yang berpartisipasi tak hanya akan memakai baju Miko yang terkenal, tapi juga mempelajari aktivitas yang dilakukan para Miko dalam merawat kuil tersebut.

Selain itu, diajarkan juga tarian tradisional bernama KaguraMai. Bagi mina-san yang masih ingat, itu adalah tarian yang dipertunjukkan dalam sebuah anime movie yang ‘nama’nya meleduk sejak tahun lalu. Ya, maha karya Shinkai Makoto, Kimi no Na wa. Dimana sang protagonis, Miyamizu Mitsuha, dan adiknya, yang juga Miko, sempat menarikannya dalam salah satu adegan movie itu.

Bahkan, anime tersebut lumayan berperan dalam popularitas paket Miko ini. Otagaki mengatakan kalau berkat anime Kimi no Na wa, jadi semakin banyak orang asing yang berminat akan budaya Miko, terutama mereka yang dari Taiwan. Tak begitu mengherankan mengingat popularitas movie itu juga membawa untung besar bagi kota Hida.

Sejauh ini, sudah ada sampai lebih dari 150 grup yang telah mengikuti paket Miko ini. Yang terbaru, adalah grup murid pertukaran pelajar dari Australia dan Fiji berjumlah 10 orang yang mengikutinya bulan ini. Kuil Amagasaki Ebisu berencana untuk terus membuka paket Miko tersebut sampai kedepannya. Mina-san apakah ada yang berminat belajar budaya Miko secara langsung? 😉