Yosh, setelah kemarin kemarin diumumkan seiyuu dari 4 karakter utama untuk wilayah Tokyo (yang ditulis oleh Sou Sagara pengarang HENNEKO) dan wilayah Kanagawa (yang ditulis oleh Koushi Tachibana pengarang Date A Live), kali ini diumumkan seiyuu jajaran terakhir untuk karakter utama dari project anime “Qualidea Code” ini. Pengumuman ini akan menginformasikan seiyuu untuk karakter utama pada wilayah Chiba yang ditulis oleh Wataru Watari pengarang “OreGairu (Yahari Ore no Seishun Love Come wa Machigatteiru).

Chika Anzai akan mengisi suara / berperan sebagai Asuha Chigusa dan Yūma Uchida akan mengisi suara / berperan sebagai Kasumi Chigusa. Informasi yang lebih lanjutnya untuk project ini katanya bakalan di informasikan di gelaran Anime Japan 2016 pada bulan Maret yang akan datang. Untuk seiyuu dari karakter utama wilayah Tokyo dan Kanagawa kalian bisa klik / lihat disini.

IMG_20160205_031006_20160205032108072

Qualidea Code adalah hasil dari sebuah kolaborasi badas dari beberapa penerbit light novel. Speakeasy, sebuah unit gabungan dari 3 pengarang ternama Sou Sagara pengarang HENNEKO, Koushi Tachibana pengarang Date A Live, dan Wataru Watari pengarang Oregairu (Yahari Ore no Seishun Love Come wa Machigatteiru) menulis konsep original untuk serial baru ini bersama dengan Marvelous. Unit ini juga menulis alur cerita untuk adaptasi anime Qualidea Code tersebut. Anime Qualidea Code ini akan diproduksi oleh A-1 Pictures dengan arahan dari Kenichi Kawamura, karakter dari Matsuryuu serta Hisayuki Tabata dan Musiknya oleh Taku Iwasaki yang pernah membuat heboh jagat dunia maya dan sosial media kita. Dalam cerita ini, bagian Tokyo akan ditulis oleh Sou Sagara, bagian Kanagawa akan ditulis oleh Koushi Tachibana dan bagian Chiba akan ditulis oleh Wataru Watari.

“Berkisah tentang dunia dimana umat manusia harus berjuang melawan musuh tak dikenal yang disebut UNKNOWN. UNKNOWN menginvasi beberapa dekade lalu, dan anak-anak dimasukkan ke cryosleep untuk menghindari invasi. Saat mereka terbangun, mereka memiliki kekuatan supernatural. Para anak-anak tersebut membuat garis pertahanan di Tokyo, Kanagawa dan Chiba untuk melindungi negeri mereka”.