Akiba-chan, Akiba-Kei, konnichiwa. Kalian kenal ngga sih dengan Lee Chak Keun? Ngga pernah dengar namanya? Kalau Puppeteer Lee? Pernah dengar ‘kan? Ya, Lee merupakan seorang concept artist dari Malaysia yang karya-karyanya keren pakai banget.

Sebelumnya Puppeteer Lee bekerja di majalah komik lokal sebagai seorang illustrator dan mengerjakan berbagai ilustrasi. Lee sudah berkecimpung di dunia concept art selama kurang lebih 10 tahun lho. Sebagai concept artist, tentunya banyak hal yang harus dipelajari dan tidak instant. Menurut Lee, jika harus memilih antara komik dan concept art, ia akan lebih memilih concept art. Baginya hal itu lebih mudah daripada komik.

DSC06517

Lee melanjutkan untuk mengeluarkan sebuah komik, banyak hal yang harus dikerjakan untuk membuat cerita yang menarik dan bermutu. Sebagai seorang profesional di bidang komik, kita nantinya diharuskan menyiapkan banyak hal seperti uang, waktu dan ide-ide kreatif. Karena poin utama sebuah komik adalah bercerita yang dituangkan ke dalam bentuk gambar per panel. Pastinya bukan pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan mudah.

Bagi Lee, concept art lebih simpel. Kita hanya perlu memikirkan hal apa yang cocok dengan tema yang ingin kita buat kemudian difokuskan pada satu project. Sekarang ini banyak peralatan untuk membuat sebuah karya sehingga semakin sulit unutk memulai karir sebagai concept artist. Kita harus kreatif, inovatif dan lebih giat mencari inspirasi konsep yang original.

lee2

Puppeteer Lee
Beberapa hasil karya Lee yang memukau

Setiap artist memiliki sumber inspirasi tersendiri. Lee menemukan inspirasinya di dalam bentuk mesin. Sebagai seorang pecinta otomotif, Lee sangat menyukai mobil dan motor sehingga berdampak besar pada karya yang diciptakannya. Lee juga terinspirasi dari seorang artist Jepang ternama, Katsuya Terada. Lee pertama kali belajar dengan meniru style Katsuya dalam menggambar kemudian mulai mengembangkan skill sesuai dengan style-nya sendiri. “Menjadi artist awalnya memang mengikuti, tapi perlahan kita harus belajar menghasilkan karya yang original dan tidak tergantung orang lain,” tukasnya.

Karena Puppeteer Lee membuat tiap karyanya secara unik dan segenap hati, ia mencintai semua karyanya. Ia memberikan tips, untuk memulai sebuah karya sebaiknya kita tidak terpaku pada satu style saja. Misalnya Lee menyukai style dari negara Jepang dan China, maka ia akan berusaha memadukan style tersebut ke dalam gambar yang dibuatnya. Seni itu bebas, jadi sebaiknya kita mengeksplorasi dengan mengambil bagian yang terbaik tanpa membatasi diri sendiri.

Untuk project selanjutnya, Puppeteer Lee berniat untuk mengeluarkan artbook lainnya, silakan langsung saja dicek di akun facebook resminya.