Apakah Akiba-chan dan Akiba-kei tahu dengan istilah yang disebut ‘Janda Hitam’? Ini adalah istilah yang dipakai untuk menyebut para wanita jalang yang memiliki tujuan utama merugikan pasangan prianya setelah menjalani hubungan romantis. Istilah yang mana dalam bahasa Inggris berarti ‘Black Widow’ tersebut terinspirasi dari laba-laba betina yang memangsa pasangannya sendiri usai kawin. Dalam hal ini, perempuan yang merongrong kekayaan pasangan prianya juga termasuk kategori Janda Hitam.

janda hitam

Sudah banyak kasus yang melibatkan Janda Hitam dan berakhir di meja hijau. Salah satu kasus yang baru-baru ini terjadi membuat geger publik Jepang adalah kasus yang menjerat Kanae Kijima. Seperti dikutip dari BBC dan beberapa media massa lainnya, Kanae yang berusia 42 tahun diduga kuat merayu tiga pria dewasa lewat dunia maya. Setelah melakukan pertemuan di area Tokyo, ia meminta banyak hal setelah menjalin hubungan dengan pasangannya itu. Tapi sesudah bosan, wanita tersebut membunuh mereka.

Pembunuhan dilakukan Kijima satu per satu dengan modus yang apik dan perencanaan matang sebelumnya. Pertama ia mencampur pil tidur ke dalam minuman si pria. Setelah mereka dipastikan benar-benar pingsan dan tidak sadarkan diri, Kanae Kijima lalu menyeretnya ke sebuah tempat yang dipersiapkan lalu membakar briket arang. Asap yang dihasilkan tentunya akan menggumpal di ruangan tersebut, sehingga oksigen akan berubah menjadi karbon monoksida. Korban diduga tewas karena menghirup zat beracun itu saat tak sadarkan diri.

Janda Hitam asal Jepang kemudian diseret ke pengadilan dengan dakwaan pembunuhan terhadap tiga pria bernama Takao Terada (53), Kenzo Ando (80), dan Yoshiyuki Oide (41). Jaksa Penuntut dengan didasarkan pada bukti-bukti yang ada menyatakan bahwa terdakwa menghabisi para korban agar tak harus susah-payah mengembalikan uang dan banyak hal yang telah diberikan kepadanya. Namun Tim Pengacara Kanae Kijima menepis dakwaan Jaksa Penuntut dengan menyebut bahwa ketiga korban bunuh diri akibat patah hati diputuskan oleh kliennya.

Baca juga: Sambutlah Nenek Paling Gaul Sejagat, DJ Lansia Bernama Sumirock!

Seperti kasus Kopi Sianida yang menjerat Jessica Kumala Wongso atas tuduhan pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, kasus Janda Hitam ini juga sangat menyita perhatian publik Jepang. Banyak netizen Negeri Bunga Sakura yang berpendapat tentang Kanae Kijima. Bahkan, saat pembacaan keputusan pengadilan dilangsungkan, lebih dari 1.000 orang mengantre dan berebut menempati kursi di ruang pengadilan yang jumlahnya hanya 50 buah demi bisa menyaksikan pembacaan keputusan tersebut.

Hakim yang mengurus kasus Janda Hitam Jepang memutuskan Kanae Kijima terbukti bersalah dan memberikan vonis hukuman mati kepada terdakwa. Hakim mengatakan tak ada ruang bagi dirinya untuk mendapatkan keringanan hukuman. Mahkamah Agung Jepang juga ikut andil menguatkan hukuman mati itu. Namun uniknya, menanggapi keputusan pengadilan, terdakwa menuliskan kalimat singkat di blog miliknya yang membuat siapa pun bergidik ngeri dan menilai dirinya sebagai seorang yang mempunyai gangguan kejiwaan atau psikopat.

Kanae Kijima menulis, “Aku berharap bisa menemuimu lagi, di suatu kesempatan, pada suatu ketika.” Pesan yang singkat dan terdengar cukup manis, tapi menjadi amat menyeramkan jika yang menuliskannya adalah seorang pembunuh berantai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here