Content provided by Keepo. Industri olahraga elektronik atau biasa disingkat sebagai eSports memang belum akrab di telinga, apalagi orang Indonesia. Namun bagi segelintir remaja kebanyakan, eSports sudah menjadi hal yang lumrah. Berdasarkan data dari Newzoo, Indonesia sendiri sudah menempati urutan ke-16 dari pasar gaming global pada tahun 2017, yang jumlah gamersnya juga sudah cukup banyak, mencapai 43,7 juta orang.

Baca Juga: CD Baru AKB48 Berakhir di Tempat Sampah! Padahal Terjual 2,5 Juta…

Dengan kemajuan eSports ini, setidaknya juga akan memunculkan peluang karir baru yang belum pernah ada sebelumnya, yang bisa kalian tekuni terutama untuk generasi muda yang akan melanjutkan industri ini. Apa saja ya? Yuk kita bahas!

More article from Keepo.

1 – Caster, orang yang kerjaannya hanya ngoceh namun dibayar.

Caster, orang yang kerjaannya hanya ngoceh namun dibayar.

Seperti pada pertandingan kebanyakan, eSports juga memerlukan seorang komentator yang bisa “menghidupkan” permainan. Mereka ini nih yang disebut sebagai “caster”, orang yang bertindak sebagai komentator saat pertandingan berlangsung. Untuk menjadi seoarang caster, kalian harus tahu banyak detil game yang sedang kalian “komentari”, sehingga dengan pengetahuan yang luas tadi bisa menjadi bahan bicara dan mengedukasi penontonnya.

2 – Pembawa acara, yang bisa memeriahkan suasana pertandingan.

Pembawa acara, yang bisa memeriahkan suasana pertandingan.

Berbeda dengan caster yang tugasnya adalah mengkomentari sebuah pertandingan, pembawa acara dalam pertandingan eSports hanya bertugas untuk memeriahkan jalannya acara saja. Namun, pengetahuan soal game yang dipertandingan juga menjadi nilai kunci supaya nggak ada awkward moment saat berada di atas panggung.

3 – Analisis pertandingan, yang tugasnya menjelaskan dengan detail hasil sebuah pertandingan.

Analisis pertandingan, yang tugasnya menjelaskan dengan detail hasil sebuah pertandingan.

Selain ada komentator, analisis pertandingan juga diperlukan dalam pertandingan eSports untuk menjelaskan dengan detail jalannya pertandingan kepada para penontonnya. Selain bisa menjadi bahan belajar tim yang kalah, hal ini berguna bagi para penotonnya untuk belajar dari kesalahan pro player dan bisa mereka terapkan dalam gameplay mereka sendiri.

4 – Content creator, yang membuat konten dari hasil pertandingan yang diadakan.

Content creator, yang membuat konten dari hasil pertandingan yang diadakan.

Selain ada komentator dan analisis pertandingan, dalam dunia eSports juga ada orang yang tugasnya untuk membuat konten seputar eSports, misalnya berupa grafik analisis dan juga berita baru yang masih berhubungan langsung dengan dunia eSports.

Baca Juga: Kouki Kimura Debut Jadi Model, Ini Lho Sosok Cantiknya Anak Kimutaku

5 – Manajer Tim, yang bertanggung jawab atas seluruh keperluan tim e-sports

Manajer Tim, yang bertanggung jawab atas seluruh keperluan tim e-sports

eSports adalah sebuah permainan tim, sehingga butuh seseorang yang bisa diandalkan untuk mengatur jadwal, mengurus kebutuhan tim, dan juga membangun kekompakan tim. Selain itu, manager juga bertanggung jawab untuk mendapatkan kontrak pemain, mencari bakat-bakat baru hingga memotivasi timnya untuk bisa mendapatkan kemenangan.

6 – Pelatih, orang yang membimbing untuk mendapatkan strategi terbaik untuk tim

Sama seperti olahraga kebanyakan, olahraga ini juga memerlukan seorang pelatih yang bisa diandalkan untuk mencari strategi terbaik dalam pertandingan. Selain itu, untuk menjadi pelatih kalian harus memiliki pengetahuan yang luas tentang game yang ingin kalian latih supaya bisa diterapkan pada anak didiknya.

Tertarik untuk berprofesi dalam dunia eSports? Yang jelas, tidak ada kesuksesan yang instan dan kalian harus bekerja keras untuk mencapai pekerjaan impian kalian ya!

Comments

Loading...