Ada cerita menarik pagi ini. Kisah seorang pria jepang ini melengkapi deretan kejahatan tak masuk akal lainnya seperti kasus pencurian blu-ray anime pacar dan pembuangan sampah yang berujung denda 50 juta. Tapi kayaknya yang ini lebih unfaedah sih. 😀

Kejadian tak menyenangkan dialami oleh seorang wanita berumur 41 tahun bernama Bunga-San (nama disamarkan). Ia hidup di sebuah apato di kota Fukuoka. Pada tanggal 2 Desember sore hari ia tiba-tiba mendapati tetangga sebelah atas apato nya merusak lantai yang terhubung dengan atapnya dengan sebuah kayu lumayan besar. Bunga-san pun segera menghubungi polisi atas kejadian ini karena pria itu masih terus merusak lantainya sendiri.

Pada saat polisi tiba di kejadian perkara, pria jepang yang bernama Kei Fujino tersebut telah berhasil menjebol lantai dan menimbulkan lubang sebesar 50cm. Kei lalu menghantamkan sebuah kayu kurang lebih sepanjang satu meter ke arah TV Bunga-san. Walhasil, TV nya pun rusak parah. Tapi untunglah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Anehnya…. Kei juga tidak melanjutkan aksinya. Sepertinya dia cuma napsu buat ngeremukin TV tetangga nya tersebut.

pria jepang
ilustrasi tv rusak

Polisi akhirnya menahan secara resmi Kei Fujino atas dasar perusakan properti. Lebih anehnya lagi, setelah dipertemukan di kantor polisi, baik Kei maupun Bunga-san terbukti tak kenal satu sama lain. Mereka tidak pernah bertemu sekalipun. Usut punya usut, ternyata Kei Fujino merasa terganggu dengan suara televisi yang diputar oleh Bunga-san.

Mungkin ya…. suaranya terlalu kenceng. Sampai tetangga lantai atas aja kedengeran. Kan berarti berisik banget. Namun karena nggak pernah ketemu, atau susah ketemu akhirnya si Kei memutuskan untuk memberi revenge surprise pada pemilik TV. Meskipun biaya yang harus dia tanggung adalah mendekam di penjara sekaligus membayar banyak ganti rugi. Tapi kalau bisa bikin hati puas sih lain cerita ya. 😀

Hal ini dapat menjadi pembelajaran bagi kedua belak pihak. Teruma akiba-chan dan akiba-kei yang sedang atau akan hidup di jepang. Eh tapi di Indonesia juga berlaku banget sih. Seneng boleh, menggila boleh, tapi hargai juga tetangga mu. Jangan sampai suara musik/tv/tawa mu mengganggu ketenangan orang lain. Bisa jadi tetanggamu sudah capek kerja kan jadi pengen ngamok kalo kamu berisik tengah malam 😀

Buat yang terganggu juga gitu. Mungkin ada baiknya kalo diomongin baik-baik dulu ya. Kalau sampai nggak mempan ya pecahkan saja piringnya. Biar rame! 😀