Hype tentang world cup 2018 memang sedang melanda berbagai negara. Termasuk juga fans jepang yang timnas nya sudah tampil gemilang. Namun gara-gara kesalah pahaman hype bola ini, seorang pria jepang malah apes mendapat 2x tamparan di jalan.

Dilansir dari HTB News, kejadian bermula saat seorang pria jepang berumur 20 tahunan sedang berjalan sendirian pada jam 6 pagi. Saat ia berjalan ke Susukino Junction Sapporo, ia berpapasan dengan 3 lelaki lainya. Ia, yang mengaku sedang bahagia dan ingin berbagi semangat world cup pun mengangkat tangan untuk toss (high five). Sialnya, niat baiknya untuk toss malah membuatnya ditampar bolak balik dan dijotos. Sehingga berbuntut ke kantor polisi.

Setelah diperiksa dikepolisian, satu dari tiga pria jepang yang menampar pemuda 20 tahun tersebut ternyata memang salah paham dan panik. “Kukira aku akan dipukul pak, makanya sebelum dipukul aku maju duluan utuk memukulnya.” terangnya polos.

Karena ada memar di wajah, kasus inipun tetap dicatat oleh pak polisi. Namun keduanya sepakat berdamai dan saling memaafkan. Lalu mereka menjelaskan maksud masing-masing. Gentle menghadapi hukum sebagai sesama pria.

Hal ini wajar terjadi sih. Pasalnya, di jepang sendiri toss high five memang tidak lazim dilakukan. Tidak seperti di negara lain. Akiba-chan dan akiba-kei pasti tau dong… Mereka kenalan aja cuman pake saling menunduk loh. Tidak bersentuhan kulit. 😀 Jadi ya wajar sih kalau jadi salah paham.

Sepertinya pria jepang berusia 20 tahun itu ingin menyapa semua orang dengan jiwa muda yang lebih terbuka. Seperti fans fans bola diluar negeri lainnya. Atau bisa jadi emang dia pernah tinggal diluar dan ingin mempraktekkan cara orang luar saling sapa. Sayang sekali karena ke-sksd-an itu malah berakhir bikin nggak nyaman satu sama lain. 😀