Negara Jepang rasanya semakin ketat dalam hal modifikasi. Kita sudah melihat contohnya dalam dunia game, dengan seorang pria yang ditangkap karena membuka usaha jual konsol Nintendo yang dimodifikasi olehnya tanpa izin, dan kini ada hukum dimana dilarang menyebarkan software save edit dan mod. Hal itu juga bisa terjadi dalam hal merchandize animanga, dengan kabar ada seorang pria yang ditangkap karena menjual mod figurine tanpa izin.

Pria yang berumur 39 tahun tersebut tinggal di Yachiyo, Chiba dan mengaku sebagai anggota industri perdagangan. Ia ditangkap oleh polisi dari Ibaraki hari Kamis kemarin karena dicurigai memodifikasi dan menjual figure karakter Love Live tanpa izin.

Dikatakan kalau pria tersebut memodifikasi figure itu dengan menggabungkan dua figure karakter dari seri yang berbeda. Ia mengambill kepala dari satu figure karakter Love Live Yazawa Nico dan kemudian memasangkannya pada badan yang berasal dari satu figure karakter Darjeeling dari seri Girl und Panzer.

Pria tersebut kemudian menjual figure Nico Darjeeling yang telah dimodifikasi itu tanpa izin dalam website lelang sekitar tanggal 6 September kemarin, dan dilaporkan kalau figure tersebut telah terjual seharga 3.000 Yen.

Menurut laporan, polisi menemukan figure Nico Darjeeling mod tersebut pada musim gugur kemarin melalui patroli cyber, dan kemudian menemukan sang penjual melalui investigasi. Pria tersebut telah ditangkap dan mengakui perbuatannya, dan mengatakan kalau ia menjual figure tersebut untuk membantu biaya kebutuhan hidupnya.

Tapi sepertinya bisa ada sesuatu yang lebih besar lagi daripada memodifikasi dan menjual satu figurine, karena setelah penyelidikan lebih lagi pihak kepolisian juga menemukan dan menyita sampai seribu figure dari rumah pria tersebut. Sedang diinvestigasikan apakah ada tindak kriminal lain lagi yang dilakukannya.

Pihak kepolisian juga mengatakan kalau mereka menemukan deposit uang misterius dalam akun bank pria tersebut total sebesar 8.5 juta Yen dari November 2016 sampai Oktober 2018. Dikatakan kalau pria tersebut menjual figure seharga 1.000 sampai 15.000 Yen per figure.