Negara Jepang memiliki aturan yang ketat dalam hal pembajakan, apalagi dalam dunia animanga, yang terbukti dengan diblokirnya situs-situs baca manga bajakan oleh provider internet di Jepang sana. Tak heran, bahkan kartu TCG bajakan, walaupun itu hanya satu lembar, juga diseriusi penanganannya. Contohnya pada kabar yang satu ini, dalam kasus pria yang ditangkap karena jual kartu SSR Yu-Gi-Oh palsu.

Pria tersebut bernama Iwasaki Shunki yang berumur 29 tahun. Sebelum ditangkap, ia menjual kartu Yu-Gi-Oh kepada seorang wanita berumur 20an tahun asal Kyoto melalui lelang online pada bulan Februari 2018 kemarin, yang pada akhirnya dijual seharga 400.000 Yen.

Atau jika dijadikan Rupiah, maka harganya kurang lebih menjadi sekitar 54 juta Rupiah. Ya mina-san, lima puluh empat juta Rupiah! Dan itu juga hanya untuk satu lembar kartu. Tapi kartu apakah itu? Kartu tersebut adalah kartu super langka yang bernama Lorelei the Symphonic Arsenal.

Yang membuat kartu itu langka adalah karena Lorelei the Symphonic Arsenal hanya ada enam lembar saja di dunia ini. Kartu itu dibagikan sebagai hadiah dalam kompetisi Yu-Gi-Oh World Championship yang diadakan di Jerman tahun 2008 lalu.

Dengan kelangkaan seperti itu wajar saja dijualnya mahal. Tapi sayangnya yang dijual oleh Iwasaki itu adalah kartu palsu. Wanita yang membeli kartu darinya itu menemukan kalau ada sesuatu yang berbeda pada kartu yang dijual Iwasaki dengan kartu Lorelei biasa, dan melaporkannya kepada polisi.

Polisi kemudian berhasil menangkapnya, dan Iwasaki sendiri juga telah mengakui kesalahannya. Mengatakan kalau sebenarnya dari awal ia sudah merasa kalau kartu tersebut bukanlah kartu Lorelei the Symphonic Arsenal yang asli.

Website berita MBS memperlihatkan perbedaan antara kartu Lorelei the Symphonic Arsenal asli dan palsu. Kartu yang asli memiliki warna emas pada tulisan nama kartunya dengan gambar visual karakter Lorelei yang semu hijau dan background biasa, sedangkan pada kartu yang palsu memiliki tulisan nama hitam dengan gambar Lorelei yang berwarna lebih kearah putih perak dengan background berhologram.

Comments