Sering mimin dengar guyonan tentang “ingin ditangkap polisi” karena telah bersalah “mencuri hati atau cinta”. Kayaknya itu cuman ada di dunia fantasy deh. Tapi kalau kejadian tentang polisi jatuh cinta pasti banyak yang mengalaminya. Termasuk kisah seorang polwan jepang yang akan mimin ceritakan berikut ini.

Pada november 2017 lalu, polisi tokyo metropolitan bagian Shinjuku menangkap seorang yakuza berumur 30 tahun karena terlibat perkelahian. Dalam proses investigasi melibatkan polwan jepang berumur 23 tahun. Namun ternyata selama sang yakuza dalam tahanan keduanya terlibat hubungan romantisme. Setelah dinyatakan bebas mereka malah sempat bertukar email dan nomor telepon.

klik DISINI untuk memutar videonya

Hubungan mereka pun semakin lengket. Bahkan mbak polisi wanita tokyo ini sempat pergi kencan di berbagai tempat romantis seperti disneyland. Jika dalam dorama mungkin ini akan menjadi titik di mana sang pacar mulai mempertimbangkan kembali kehidupan kriminalnya. Merasa ingin cepat berubah dan membangun keluarga bahagia dengan sang polwan dan menjauhi geng yakuza meskipun taruhannya nyawa.

Yah, tapi hidup mah nggak selancar di dorama. Setelah berjalan kurang lebih empat bulan, atasan polwan jepang tersebut mencurigai bahwa ia telah menyalurkan informasi rahasia ke pacarnya mengenai rencana penggerebekan ke anggota yakuza lain. Dan tentu saja hubungan cinta antara polwan jepang dan yakuza ini menjadi sorotan oleh kepolisian.

Dan…. saat diinterogasi, sang polwan yang tak disebutkan namanya ini berkata “Kupikir jika aku memberinya informasi, dia tidak akan memberi tahu siapa pun tentang hubungan kami.” Waduh mbak…. kok sembrono sekali… 😀

polwan jepang
ini cuman ada di game sih mbak…

Ujung-unjungnya karena cinta terlarang inilah dia malah mendapat hukuman suspensi selama 6 bulan. Beberapa orang mungkin menyebut ini hukuman yang sangat ringan, tapi pada tanggal 19 Maret kemarin, pada hari yang sama ceritanya menyebar, polwan tersebut mengundurkan diri dari posisinya.

Perbuatan ini mungkin juga tidak akan membuahkan tuntutan pidana. Tapi juga tidak menjamin sang pacar “yakuza” nya masih tertarik melanjutkan hubungan dengannya. Kayaknya sih bakalan putus juga. Nah, kalau sudah begini siapa yang sudah susah payah berkorban dan disakiti? Agak kasian juga sih….