Negara Jepang memang terkenal aman, tapi tetap saja kejahatan dan kriminalitas terjadi disana. Dan yang lumayan terkenal yang suka terjadi pada dunia nyata dan juga pada dunia fiksi adalah pelecehan seksual, yang dilakukan oleh para Chikan. Tapi baru-baru ini muncul sebuah kabar yang menarik, karena ditemukan kalau polisi Tokyo menangkap pasangan yang melakukan sesuatu yang tak terduga, dimana mereka adalah penipu Chikan.

Yup, jadi kabar ini bukannya polisi menangkap Chikan, tapi menangkap mereka yang melakukan kejahatan yang mentargetkan chikan! Agak mengejutkan ya, mereka yang biasanya jadi pelaku kejahatan malah disini yang jadi korban.

Dan yang menjadi pelaku kejahatan tersebut adalah pasangan yang terdiri dari pria berumur 34 tahun bernama Omata Teru dan seorang wanita bernama Miyanishi Rui, dengan Omata juga tinggal bersama Miyanishi di Isesaki, Gunma. Keduanya ditangkap oleh kepolisian Tokyo dengan tuduhan melakukan pemerasan.

Dan sesuai dengan tuduhan tersebut, itulah taktik penipuan yang dilakukan oleh kedua pasangan tersebut. Jadi yang mereka lakukan, adalah Miyanishi diinstruksikan oleh Omata untuk menjadi umpan untuk menarik chikan, dimana ia memakai rok yang pendek.

Dengan begitu, Miyanishi bisa dengan mudah jadi target oleh chikan yang ingin berusaha melakukan pelecehan dengan memposisikan kamera mereka kebawah roknya, dan mengambil foto dari pantsu Miyanishi. Sementara itu Omata mengawasi dan jika ada chikan yang terpancing, ia muncul dan mengancam sang chikan dengan meminta bayaran.

Dikatakan kalau pada bulan Mei Omata melihat ada chikan yang berusaha mengambil foto bawah rok Miyanishi, dan ia muncul dan berkata “seenaknya kamu ambil foto pacarku begitu” dan mengancam uang sebesar 1.1 juta Yen yang perlu dibayar cash.

Tak diketahui bagaimana pihak kepolisian bisa mengetahui tindakan Miyanishi dan Omata, tapi polisi menangkap mereka pada tanggal 2 Agustus. Dikatakan juga kalau awalnya Omata tidak mengakui tindakannya, tapi Miyanishi mengakuinya, dan mengatakan kalau ia ingin menghentikan Omata tapi tidak sanggup melakukannya karena tidak ingin merusak kehidupan mereka bersama.